Neraca Dagang Diprediksi Masih Stabil, Begini Pengaruhnya ke IHSG Hari Ini

Kamis, 15 Desember 2022 - 06:06 WIB
loading...
Neraca Dagang Diprediksi...
IHSG hari ini diprediksi berada di kisaran 6.686 - 6.874. Arsip Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi berada di kisaran 6.686 - 6.874 yang dipengaruhi oleh sejumlah sentiment.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, perkembangan pergerakan IHSG masih menunjukkan rentang konsolidasi wajar dengan pola tekanan yang masih cukup besar dalam jangka pendek.

Menurut William, salah satu sentimen yang bisa menjadi faktor pendorong IHSG adalah data neraca perdagangan bulan November 2022 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada siang hari ini.

"Sentimen terdekat adalah rilis neraca perdagangan yang diperkirakan masih akan cukup stabil sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pola gerak IHSG," kata dia dalam risetnya, Rabu (14/12/2022).

Baca juga: GOTO Jual Saham Alfamart Cuan Rp1,5 Triliun

Adapun dalam jangka panjang, menurut William, IHSG masih memiliki potensi kenaikan yang cukup besar mengingat arus modal masuk atau capital inflow yang bertahan hingga jelang akhir tahun. Lebih lanjut, William menyebutkan deretan saham yang dapat dijadikan pilihan pada hari ini, antara lain sebagai berikut:

- JSMR
- BBCA
- UNVR
- ASII
- ASRI
- PWON
- WTON
- BINA
- HMSP

Sebelumnya, IHSG berada di zona merah pada sesi terakhir perdagangan, Rabu (14/12/2022). Indeks ditutup melemah tipis 8,5 poin atau 0,13% ke level 6.801.

Pada penutupan perdagangan, terdapat 233 saham menguat, 292 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp14,7 triliun dari 28,0 miliar saham yang diperdagangkan.

Bacajuga: Berakhir di Zona Merah, IHSG Hari Ini Melemah ke 6.801

Indeks LQ45 melemah 0,17% ke 951,16, indeks JII menguat 0,66% ke 596,973, indeks IDX30 turun 0,19% ke 496,656, dan indeks MNC36 menguat 0,18% ke 359,072.

Seluruh indeks sektoral kompak turun, yakni energi 0,96%, industri 0,46%, kesehatan 1,25%, properti 0,42%, infrastruktur 0,23%. Sektor bahan baku 0% atau stagnan. Sektor yang melemah adalah non-siklikal 0,18%, siklikal 0,39%, keuangan 0,46%, teknologi 2,09%, dan transportasi 0,33%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved