Resesi Mengancam, Bank Dunia Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Kuat di 2023
Kamis, 15 Desember 2022 - 15:43 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia tahun depan dinilai masih akan tetap tumbuh kuat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Habib Rab, menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan akan tetap kuat di 4,8%. Pertumbuhan sektor konsumsi swasta, yang porsinya menyumbang setengah dari pertumbuhan ekonomi, juga akan tetap kuat.
Baca juga: Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5,2% di 2022, Bank Dunia Ingatkan Risiko Penurunan Imbas Pelemahan Global
"Apa yang terjadi di sektor itu akan memengaruhi ekonomi secara keseluruhan. Konsumsi tetap kuat, meski di awal ada pelemahan," ungkap Habib dalam konferensi pers Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Desember 2022 di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
Dia menyebut terlihat banyak indikasi peningkatan konsumsi, dan tahun depan akan mengalami penormalan lagi. Namun, Habib mengingatkan bahwa sebagian besar ekonomi negara-negara G20 akan masuk resesi, dan akan berdampak pada Indonesia.
"Indonesia tak akan terkecuali, terutama sektor manufaktur non-sumberdaya dan satu digit penurunan dalam G7 dan China akan menimbulkan penurunan di Indonesia," ungkap Habib.
Baca juga: Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5,2% di 2022, Bank Dunia Ingatkan Risiko Penurunan Imbas Pelemahan Global
"Apa yang terjadi di sektor itu akan memengaruhi ekonomi secara keseluruhan. Konsumsi tetap kuat, meski di awal ada pelemahan," ungkap Habib dalam konferensi pers Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Desember 2022 di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
Dia menyebut terlihat banyak indikasi peningkatan konsumsi, dan tahun depan akan mengalami penormalan lagi. Namun, Habib mengingatkan bahwa sebagian besar ekonomi negara-negara G20 akan masuk resesi, dan akan berdampak pada Indonesia.
"Indonesia tak akan terkecuali, terutama sektor manufaktur non-sumberdaya dan satu digit penurunan dalam G7 dan China akan menimbulkan penurunan di Indonesia," ungkap Habib.
Lihat Juga :