Dua Produsen Minuman Beralkohol Bakal Melakukan IPO Tahun Depan

Senin, 19 Desember 2022 - 16:06 WIB
loading...
Dua Produsen Minuman...
Tahun depan akan dua produsen minuman beralkohol yang melakukan IPO. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Produsen minuman wine, PT Hatten Bali Tbk, akan melantai di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) awal Januari 2023 mendatang. Hatten Bali akan melantai di BEI tahun depan bersama produsen minuman beralkohol 'Cap Tikus'.

Baca juga: Jelang Natal, Harga Minuman Beralkohol Melejit Imbas Inflasi

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 678 juta saham atau 25,02% dari total modal ditempatkan dan disetor. Perseroan menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp100 hingga Rp150 per saham.

“Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp101,7 miliar,” demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Senin (19/12/2022).

Saat ini, Hatten Bali memiliki beberapa varian wine yaitu Aga White, Sweet Alexandria, Aga Rosé, Aga Red, Sweet Syrah, Tunjung Brut Sparkling, Jepun Sparkling Rosé, Pino De Bali, Bali White, Bali Rosé , Bali Red dan lainnya.

Sementara itu, PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk, produsen Cap Tikus 1978, sudah lebih dulu ingin melakukan IPO. Calon emiten berkode BEER ini akan melepas maksimal 800 juta saham baru dengan nominal Rp10. Jumlah itu setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Baca juga: Metallica Siap Guncang Fortnite Lewat Lagu Master of Puppets

Jobubu Jarum bakal melepas saham di kisaran harga penawaran Rp200 sampai Rp220. Nilai IPO yang bakal dikantongi BEER antara Rp160 miliar hingga Rp176 miliar.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved