Jerman Akhirnya Nurut, Uni Eropa Sepakat Batasi Harga Gas ke Konsumen

Selasa, 20 Desember 2022 - 19:57 WIB
loading...
A A A
Hal ini akan berlangsung setidaknya selama 20 hari kerja, meskipun batas tersebut dapat dinonaktifkan secara otomatis jika harga turun lagi. Langkah tersebut telah direncanakan selama berbulan-bulan namun negara-negara UE terpecah. Sejumlah negara seperti Prancis dan Spanyol ingin segera menerapkan batasan untuk melindungi konsumen.

Tetapi yang lain termasuk Jerman, Austria dan Denmark khawatir tindakan itu akan menakut-nakuti pemasok gas alam cair (LNG) dari Timur Tengah dan tempat lain. Namun pada akhirnya mendukung batas 180 euro, yang jauh lebih rendah dari batas 275 euro yang awalnya diusulkan oleh Komisi Eropa. Pembatasan tersebut akan mencakup mekanisme penangguhan yang akan dimulai jika pasokan energi terancam atau permintaan mulai melonjak.

Baca Juga: Banjir Suplai, Harga Gas Eropa Diprediksi Bakal Turun 30%

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki memuji kesepakatan tersebut diumumkan di Twitter pada hari Senin. Pada pertemuan baru-baru ini di Brussel, koalisi mayoritas berhasil mematahkan perlawanan terutama dari Jerman. "Ini berarti akhir dari manipulasi pasar oleh Rusia dan Gazprom," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved