Adu Tajir Miliarder Terkaya, Simak Perbandingan Kekayaan Elon Musk dan Bernard Arnault
Senin, 26 Desember 2022 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Padahal, selama ini kekayaan Elon Musk sebagian besar didapat dari saham Tesla, didorong oleh kenaikan harga saham produsen mobil listrik itu yang sempat meroket lebih dari 1.000% dalam dua tahun. Pada 2021 lalu, Tesla menjual sebanyak 2 juta unit mobil.
Selain Tesla, Elon Musk juga dikenal sebagai CEO perusahaan pengembang roket Space Exploration Technologies (SpaceX). Perusahaan ini dibangun atas dasar impian dan ambisi Musk untuk membangun peradaban manusia di luar planet bumi.
Dengan SpaceX, pria kelahiran Afrika Selatan itu memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan sensasi menjelajah luar angkasa dengan biaya terjangkau.
Sederet bisnis lainnya yang pernah dan/atau masih ditekuni Elon Musk antara lain perusahaan teknologi Neuralink, perusahaan teknologi keuangan X.com atau yang kini dikenal dengan Paypal, perusahaan infrastruktur dan transportasi The Boring Company, laboratorium kecerdasan buatan OpenAI, dan perusahaan internet berbasis satelit Starlink Internet. Bahkan, pengusaha kelahiran 1971 itu juga dikabarkan menjajal bisnis parfum bernama Burnt Hair.
Baca juga: Elon Musk Kehilangan Duit Rp 1.596 Triliun Melebihi Penurunan Harta Bill Gates dan Bezos
Adapun CEO LVMH Bernard Arnault membangun kekayaannya dari bisnis barang-barang mewah. Konglomerat asal Prancis itu merupakan pemilik dari sekitar 60 merek terkenal, mulai dari Louis Vuitton, Tiffany, Tag Heuer, Marc Jacobs, Givenchy, Celine, hingga sampanye Dom Perignon.
Mayoritas kekayaan Arnault berasal dari 97,5% saham Christian Dior, rumah mode mewah. Menurut laporan tahunan Dior 2021, pengusaha berusia 73 tahun itu memegang saham melalui entitas yang terkait dengan Groupe Familial Arnault. Christian Dior mengendalikan 41,2% LVMH.
Selain Tesla, Elon Musk juga dikenal sebagai CEO perusahaan pengembang roket Space Exploration Technologies (SpaceX). Perusahaan ini dibangun atas dasar impian dan ambisi Musk untuk membangun peradaban manusia di luar planet bumi.
Dengan SpaceX, pria kelahiran Afrika Selatan itu memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan sensasi menjelajah luar angkasa dengan biaya terjangkau.
Sederet bisnis lainnya yang pernah dan/atau masih ditekuni Elon Musk antara lain perusahaan teknologi Neuralink, perusahaan teknologi keuangan X.com atau yang kini dikenal dengan Paypal, perusahaan infrastruktur dan transportasi The Boring Company, laboratorium kecerdasan buatan OpenAI, dan perusahaan internet berbasis satelit Starlink Internet. Bahkan, pengusaha kelahiran 1971 itu juga dikabarkan menjajal bisnis parfum bernama Burnt Hair.
Baca juga: Elon Musk Kehilangan Duit Rp 1.596 Triliun Melebihi Penurunan Harta Bill Gates dan Bezos
Adapun CEO LVMH Bernard Arnault membangun kekayaannya dari bisnis barang-barang mewah. Konglomerat asal Prancis itu merupakan pemilik dari sekitar 60 merek terkenal, mulai dari Louis Vuitton, Tiffany, Tag Heuer, Marc Jacobs, Givenchy, Celine, hingga sampanye Dom Perignon.
Mayoritas kekayaan Arnault berasal dari 97,5% saham Christian Dior, rumah mode mewah. Menurut laporan tahunan Dior 2021, pengusaha berusia 73 tahun itu memegang saham melalui entitas yang terkait dengan Groupe Familial Arnault. Christian Dior mengendalikan 41,2% LVMH.
Lihat Juga :