Imbas Covid-19, Laba Astra Internasional Turun 8%
Selasa, 28 April 2020 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Meski laba menurun, perusahaan masih mencatat kenaikan laba bersih dari divisi otomotif. Lini bisnis ini masih menjadi penyumbang utama kinerja keuangan Astra.
Pada kuartal I-2020, laba bersih bisnis otomotif naik tipis 1% menjadi Rp1,93 triliun dibanding Rp1,90 triliun secara tahunan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya margin operasional dan keuntungan translasi kurs.
Meski naik, namun secara volume lini bisnis ini mengalami penurunan. Penjualan mobil Astra turun 3% menjadi 130.000 unit. Sedangkan penjualan sepeda motor Astra Honda Motor menurun 5% menjadi 1,2 juta unit.
Penurunan penjualan kendaraan roda dua dan empat itu, dipengaruhi oleh menurun penjualan otomotif secara nasional, akibat adanya pandemi virus corona.
Pada bisnis jasa keuangan, laba bersih divisi ini meningkat 1% menjadi Rp1,4 triliun hingga kuartal I-2020. Peningkatan dipicu oleh portofolio pembiayaan yang meningkat dari bisnis pembiayaan konsumen, yang sebagian diimbangi oleh peningkatan provisi kerugian pinjaman Bank Permata.
Pada kuartal I-2020, laba bersih bisnis otomotif naik tipis 1% menjadi Rp1,93 triliun dibanding Rp1,90 triliun secara tahunan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya margin operasional dan keuntungan translasi kurs.
Meski naik, namun secara volume lini bisnis ini mengalami penurunan. Penjualan mobil Astra turun 3% menjadi 130.000 unit. Sedangkan penjualan sepeda motor Astra Honda Motor menurun 5% menjadi 1,2 juta unit.
Penurunan penjualan kendaraan roda dua dan empat itu, dipengaruhi oleh menurun penjualan otomotif secara nasional, akibat adanya pandemi virus corona.
Pada bisnis jasa keuangan, laba bersih divisi ini meningkat 1% menjadi Rp1,4 triliun hingga kuartal I-2020. Peningkatan dipicu oleh portofolio pembiayaan yang meningkat dari bisnis pembiayaan konsumen, yang sebagian diimbangi oleh peningkatan provisi kerugian pinjaman Bank Permata.
Lihat Juga :