Minta Cabut Windfall Tax, ExxonMobil Gugat Uni Eropa
Jum'at, 30 Desember 2022 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Raup Untung Besar di Tengah Perang, Biden Minta Perusahaan Minyak dan Gas Bantu Rakyat AS
Pada bulan September lalu, kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan rencana darurat bagi perusahaan besar pada sektor minyak, gas, dan batu bara untuk membayar "kontribusi krisis" atas peningkatan laba di 2022.
Dikenakan pajak 33% atas laba tahun ini, dimana hal itu lebih tinggi rata-rata 20% dalam tiga tahun sebelumnya. Exxon juga berpendapat bahwa pungutan itu merusak kepercayaan investor, dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Umum UE yang berbasis di Luksemburg.
"Kita berinvestasi di sini terutama tergantung pada seberapa menarik dan kompetitif secara global," kata juru bicara Exxon Casey Norton kepada kantor berita Reuters.
Dalam pertemuan investor pada awal bulan ini, kepala keuangan ExxonMobil memperkirakan bahwa pajak UE akan merugikan perusahaan "lebih dari USD 2 miliar".
Pada bulan September lalu, kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan rencana darurat bagi perusahaan besar pada sektor minyak, gas, dan batu bara untuk membayar "kontribusi krisis" atas peningkatan laba di 2022.
Dikenakan pajak 33% atas laba tahun ini, dimana hal itu lebih tinggi rata-rata 20% dalam tiga tahun sebelumnya. Exxon juga berpendapat bahwa pungutan itu merusak kepercayaan investor, dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Umum UE yang berbasis di Luksemburg.
"Kita berinvestasi di sini terutama tergantung pada seberapa menarik dan kompetitif secara global," kata juru bicara Exxon Casey Norton kepada kantor berita Reuters.
Dalam pertemuan investor pada awal bulan ini, kepala keuangan ExxonMobil memperkirakan bahwa pajak UE akan merugikan perusahaan "lebih dari USD 2 miliar".
Lihat Juga :