Ekonomi Digital RI Punya Potensi Rp2.271 triliun, Bappebti Ungkap Tantangannya
Rabu, 04 Januari 2023 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih berdasarkan survei sejak 2021 hingga 2022, dari total populasi Indonesia 277 juta jiwa, tercatat 72,02% menggunakan internet. Kemudian 89,03% dari total populasi Indonesia telah mengakses Internet menggunakan gadget.
Baca Juga: Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Perdagangan Aset Kripto
Kendati demikian, Didid menjelaskan kecepatan internet di Indonesia sendiri termasuk yang paling rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya, yaitu 34,5 Mbps. Angka tersebut lebih rendah dari Filipina 103,3 Mbps, Malaysia 134,4 Mbps, Thailand 254,1 Mbps dan Singapura 295,0 Mbps.
Maka dari itu Didid menilai, pemerintah perlu menghadapi tantangan dalam memperbaiki ekosistem digital Indonesia. Pasalnya, potensi ekonomi digital ini dapat berkontribusi pada pengembangan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital ini.
Baca Juga: Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Perdagangan Aset Kripto
Kendati demikian, Didid menjelaskan kecepatan internet di Indonesia sendiri termasuk yang paling rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya, yaitu 34,5 Mbps. Angka tersebut lebih rendah dari Filipina 103,3 Mbps, Malaysia 134,4 Mbps, Thailand 254,1 Mbps dan Singapura 295,0 Mbps.
Maka dari itu Didid menilai, pemerintah perlu menghadapi tantangan dalam memperbaiki ekosistem digital Indonesia. Pasalnya, potensi ekonomi digital ini dapat berkontribusi pada pengembangan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital ini.
Lihat Juga :