Pulihkan Perekonomian Masyarakat, Agropreneur Jadi Pilar Penting Ekonomi
Senin, 13 Juli 2020 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kondisi seperti itu, Sandi menyarankan Pemerintah Indonesia harus membalikkan tren saat ini. Caranya adalah memberikan dukungan insentif dan serial paket kebijakan yang cepat dan tepat sasaran. (Baca juga: Perlakuan Khusus ke TKA Asal China Bisa Jadi Bumerang)
Selain itu, kendala lain yang dihadapi para pelaku UMKM dalam masa pandemi ini adalah terganggunya pasokan terutama yang tergantung pada barang impor dan produk kesehatan serta pangan.
Food and Agriculture Organization (FAO) memprediksi bahwa akan terjadi krisis pangan secara global. Di Indonesia produksi beras Indonesia pada 2019 berada di kisaran 31, 31 juta ton, sedangkan kebutuhan beras sebesar 29.6 juta ton per tahun. (Lihat videonya: Penjaga Masjid Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Kotak Amal)
Sementara itu, KAHMIPreneur yang meluncurkan gerakan Agropreneur dalam programnya melalui Founder KAHMIPreneur Kamarussamad menjelaskan, sekarang ini bagaimana dunia masih menghadapi fokus akan memberikan kebijakan fiskal penduduknya. (Sudarsono)
Selain itu, kendala lain yang dihadapi para pelaku UMKM dalam masa pandemi ini adalah terganggunya pasokan terutama yang tergantung pada barang impor dan produk kesehatan serta pangan.
Food and Agriculture Organization (FAO) memprediksi bahwa akan terjadi krisis pangan secara global. Di Indonesia produksi beras Indonesia pada 2019 berada di kisaran 31, 31 juta ton, sedangkan kebutuhan beras sebesar 29.6 juta ton per tahun. (Lihat videonya: Penjaga Masjid Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Kotak Amal)
Sementara itu, KAHMIPreneur yang meluncurkan gerakan Agropreneur dalam programnya melalui Founder KAHMIPreneur Kamarussamad menjelaskan, sekarang ini bagaimana dunia masih menghadapi fokus akan memberikan kebijakan fiskal penduduknya. (Sudarsono)
(ysw)
Lihat Juga :