Program Kartu Prakerja 2023 Pakai Skema Normal, Ini Bedanya dengan 2022

Kamis, 05 Januari 2023 - 17:19 WIB
loading...
Program Kartu Prakerja...
Menko Airlangga menegaskan, bahwa Program Kartu Prakerja dilanjutkan di tahun 2023 dengan skema normal. Hal ini berarti skema bansos yang terpakai di 2022 tidak akan diulang kembali. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, bahwa Program Kartu Prakerja dilanjutkan di tahun 2023 dengan skema normal. Hal ini berarti skema bansos yang terpakai di 2022 tidak akan diulang kembali.

"Sekali lagi, skemanya bukan lagi semi bansos tetapi sudah skema normal yang diatur dalam Perpres 113 tahun 2022 dan pelaksanaannya oleh Permenko Ekon 17 tahun 2022," ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Baca Juga: Airlangga: Anggaran Kartu Prakerja Turun Jadi Rp2,67 Triliun

Total anggaran untuk Program Kartu Prakerja 2023 di tahap awal adalah Rp 2,67 triliun. Karena skemanya berubah drastis, anggarannya pun turun dari Rp18 triliun di 2022 menjadi Rp 2,67 triliun.

"Dan target reachnya untuk 595 ribu dan di tahun ini diputuskan jumlah pesertanya adalah 1 juta orang. Sehingga totalnya kita membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun di tahun ini karena Rp 2,67 triliun itu untuk 595 ribu penerima. Maka dari itu, perlu ditambahkan untuk 450 ribu orang," ucap Airlangga.

Untuk Program Kartu Prakerja tahap I ini, beberapa daerahnya adalah provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali, NTT, dan Papua.

Kemudian yang membedakan skema normal dari skema bansos yakni sebelumnya skema pelatihan offline atau online minimal 6 jam ditingkatkan menjadi 15 jam. Bauran bantuan ataupun biayanya per orang sebesar Rp4,2 juta, namun biaya pelatihannya lebih tinggi.

"Pada saat skema bansos, biaya pelatihan lebih rendah daripada biaya bantuan, namun sekarang pada skema normal, biaya pelatihannya saat ini Rp3,5 juta dan dana pengganti transportnya sebesar Rp600 ribu dibayarkan satu kali dan insentif survei Rp100 ribu untuk dua kali survei," bebernya.

Baca Juga: Skema Kartu Prakerja Berubah di 2023, Peserta Dapat Bantuan Rp4,2 Juta

"Karena tidak lagi bersifat semi bansos, maka penerima bantuan seperti subsidi upah, BPUM, dan PKH boleh menjadi peserta Kartu Prakerja karena ini merupakan retraining dan reskilling, bukan bansos lagi," ungkap Airlangga.

Pelatihannya pun mencakup bidang-bidang fokus pada keterampilan tertentu misalnya yang tergolong dalam Indonesia Critical Occupation List, Indonesia Occupational Task Force, dan studi dari World Economic Forum.

"Ini antara lain beberapa pendidikan terkait dengan bisnis seperti digital marketing, data specialist, manajer logistik, surveyor, dan desain grafis. Sektor manufaktur ada manajer produksi, operasi, ahli teknik industri produksi, inspektur keselamatan, kesehatan, kualitas, kemudian juga kesehatan dan kebersihan lingkungan kerja," tambahnya.

Selain itu dalam bidang ekonomi kreatif antara lain desain grafis, desain layout, animator, kemudian bidang teknik termasuk teknisi jaringan dan sistem komputer, power plant operator. Untuk bidang pertanian ada skilled farmer, dan bidang jasa termasuk kurir pengantar paket, hospitality, kebersihan dan shopkeeper, dan yang lain-lain.

"Itu adalah contoh-contoh pelatihan yang dilakukan secara offline," pungkas Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
Rupiah Rp17.600 per...
Rupiah Rp17.600 per Dolar AS, Airlangga Beberkan Alasan Tak Sama dengan Memori Kelam Krisis 1998
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Momen Hangat Airlangga...
Momen Hangat Airlangga Lepas Kepulangan PM Australia Albanese
Presiden Prabowo Panggil...
Presiden Prabowo Panggil Menko Airlangga, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Berita Terkini
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Infografis
7 Negara Eropa Ini Diramal...
7 Negara Eropa Ini Diramal Akan Bernasib Sama dengan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved