Buah dan Sayur Tumbuh di Gurun, Mentan Ingin Pelajari Teknologi Green House dari UEA

Senin, 09 Januari 2023 - 21:39 WIB
loading...
Buah dan Sayur Tumbuh...
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengaku, terkesan dengan produk buah berries dan sayuran yang dihasilkan oleh Elite Agro Group (EAG) Abu Dhabi saat mengunjungi fasilitas green house milik EAG. Foto/Dok
A A A
ABU DHABI - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengaku, terkesan dengan produk buah berries dan sayuran yang dihasilkan oleh Elite Agro Group (EAG) Abu Dhabi. Hal ini usai Mentan mengunjungi fasilitas green house milik EAG untuk pengembangan dan penanaman buah-buahan jenis berries dan sayuran di kawasan gurun pasir Al Foah, Abu Dhabi.

Baca Juga: Era Teknologi, Mentan: Lembaga Pendidikan Vokasi Harus Dorong Milenial Lakukan Inovasi

Mentah bahkan menawarkan kepada EAG untuk dapat bekerja sama dalam menerapkan dan mengembangkan teknologi maju green house untuk lahan di daerah Lembang, Bandung. Ditambah serta lahan pertanian (food estate) yang sedang dikembangkan di pulau Kalimantan.

“Saya harap rencana kerja sama dalam penerapan teknologi maju green house ini dapat menjadi sarana transfer of knowledge and technology kepada para petani buah dan sayuran di Indonesia," ujar Mentan Syahrul yasin Limpo saat kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA) .

Selanjutnya, bertempat di Dubai, Mentan juga bertemu dengan jajaran Direksi Lulu Hypermarket, perusahaan hypermarket besar asal UEA yang telah mempunyai lebih dari 200 gerai di dunia, serta telah membuka 6 hypermarket di Indonesia.

Baca Juga: Investor UEA Minati Proyek Ibu Kota Baru RI, Erick Thohir: Mereka Sangat Optimistis

Lulu Hypermarket berharap dapat membuka lebih banyak hypermarket di Indonesia mengingat potensi pasar yang besar serta sebagian besar produk yang dijual (sekitar 80%) berasal dari produk-produk UMKM Indonesia.

Mentan berharap antara Kementan RI dan Lulu Hypermarket dapat dijajaki suatu kerja sama strategis, dimana Kementan akan membina dan menyediakan berbagai produk pertanian yang dihasilkan dari para petani Indonesia ke Lulu Hypermarket, untuk kemudian dipasarkan ke berbagai outlets di dunia, tidak terbatas hanya di Indonesia.

Di sisi lain, Lulu Hypermarket juga mengharapkan agar diberikan kemudahan untuk dapat mengimpor daging kerbau langsung dari pabrik pengolahan daging milik Lulu Hypermarket di India untuk dijual ke gerai Lulu Hypermarket yang ada di Indonesia.

Mentan juga bertemu dengan Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA, Mariam Al Mheiri, di kantor Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan di Dubai. Pada pertemuan dimaksud, Mariam menyampaikan selamat atas kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah G20 dan siap untuk bekerjasama dengan Indonesia di sektor pertanian, khususnya terkait isu perubahan iklim.

Mentan menyatakan, Indonesia sangat terbuka untuk bekerjasama di sektor pertanian dengan UEA. Secara lebih spesifik, Mentan menyampaikan agar UEA dapat segera menyetujui produk unggas (ayam dan telur) Indonesia untuk masuk pasar UEA.

Hal itu mengingat Indonesia telah menyampaikan segala data/informasi yang dibutuhkan secara lengkap kepada UEA, serta produk unggas Indonesia telah diterima di berbagai pasar internasional lainnya (antara lain di negara Jepang dan Amerika) yang juga mempunyai standar internasional yang sangat ketat.

“Saya merasa gembira atas kunjungan Mentan dan delegasi ke UEA. KBRI Abu Dhabi siap untuk membantu dan memfasilitasi hal-hal yang sekiranya diperlukan untuk menunjang keberhasilan kerjasama sektor pertanian antar kedua negara," ujar Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Penasihat UEA Blak-blakan...
Penasihat UEA Blak-blakan Hengkang dari OPEC: Masa Kejayaan Minyak Mulai Berakhir
Misi Tanker Hantu, Cara...
Misi Tanker Hantu, Cara Nekat Uni Emirat Arab Selundupkan Minyak lewat Selat Hormuz
OPEC Belum Tamat usai...
OPEC Belum Tamat usai Ditinggal UEA, 7 Raksasa Minyak Geber Produksi 188.000 Barel/Hari
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Rekomendasi
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Berita Terkini
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved