Usia Koperasi Nasional 73 Tahun, Kontribusi ke Ekonomi Baru 0,97%

Senin, 13 Juli 2020 - 16:22 WIB
loading...
Usia Koperasi Nasional...
Kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional dinilai masih rendah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki masih menyayangkan rendahnya partisipasi orang Indonesia dalam berkoperasi. Sejalan dengan itu, kontribusi koperasi terhadap ekonomi nasional pun masih minim.

"Sayangnya, di Indonesia, baru sekitar 8,41% masyarakat yang tergabung dalam koperasi. Sedangkan untuk kontribusi koperasi terhadap perekonomian pada tahun 2019 baru sebesar 0,97%, dan angka tersebut masih relatif rendah bila dibanding dengan rata-rata kontribusi koperasi terhadap ekonomi dunia yaitu sebesar 4,30%," ujar Teten dalam Webinar Nasional Peringatan Hari Koperasi ke-73, di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Ia menyebutkan, kondisi ini disebabkan oleh kendala terkait regulasi manajemen dan sumber daya manusia (SDM), juga akses pembiayaan dan pengawasan. Hal-hal ini juga yang mungkin menjadi konsep yang digarap Kemenkop UKM saat ini untuk membangun ekosistem usaha koperasi yang memungkinkan koperasi bisa tumbuh seluas-luasnya.

"Selain sebagai lembaga ekonomi, koperasi Indonesia juga memiliki peran sebagai lembaga sosial, dimana demokratisasi ekonomi dan sebagai lembaga pendidikan yang senantiasa membangun budaya pembelajaran antara anggota melalui praktek bisnis koperasi peran koperasi tersebut kami rasa mutlak perlu dimiliki," papar Teten.

(Baca Juga: Banyak Koperasi Simpan Pinjam Gagal Bayar, Teten: Orang Kapok Berkoperasi)

Dia mengatakan, agar koperasi dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan anggota, dapat dilihat bahwa koperasi secara umum telah memberikan kontribusi yang positif terhadap perekonomian Indonesia dimana sebanyak 123.000 unit koperasi mampu mendorong pembentukan 5,54% dari rasio PDB secara nasional.

"Koperasi juga menyerap sebesar 0,45% dari total angkatan kerja di Indonesia dari total jumlah koperasi tersebut saat ini masih didominasi oleh koperasi simpan pinjam dan unit simpan pinjam yang mencapai 59,9%, dimana yang terkonsentrasi di Pulau Jawa mencapai 46,5%," ungkap Teten.

Di sisi produktif khususnya sektor pangan, sayangnya baru ada 13.821 unit yang bergerak di sektor pangan atau setara 11,23% total koperasi dengan kontribusi omzet sebesar 7,27% terhadap total omzet koperasi di Indonesia.

"Hal tersebut mengindikasikan bahwa kontribusi positif koperasi di Indonesia masih bisa kita dorong dengan lebih optimal dalam beberapa tahun ke depan melalui pengembangan yang lebih fokus dan terarah," pungkas Teten.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
KSP Nasari Bersama KDKMP...
KSP Nasari Bersama KDKMP Dorong Ekosistem Koperasi Digital Lebih Aman
Sejalan dengan Asta...
Sejalan dengan Asta Cita, Induk KUD Sambut Baik Rekomendasikan PDIP Kuatkan Koperasi
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UKP Bidang Ekonomi dan Perbankan MoU dengan Menkop
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved