Banyak Koperasi Simpan Pinjam Gagal Bayar, Teten: Orang Kapok Berkoperasi

Minggu, 12 Juli 2020 - 17:48 WIB
loading...
Banyak Koperasi Simpan...
foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Memantau kasus di lapangan ketika ada beberapa koperasi simpan pinjam (KSP) yang gagal bayar, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) akan melakukan pembenahan. Sistem pengawasan, kemampuan sumber daya manusia (SDM), dan kelembagaan yang menjamin perlindungan investor dan penyimpan akan dibenahi.

"Hal seperti ini bisa mencoreng nama baik koperasi, yang membuat orang kapok berkoperasi. Setelah kami evaluasi, standar pengawasan yang dimiliki tidak memadai, profesionalitas SDM tidak memadai, penyimpan atau investor di koperasi pun tidak mendapat perlindungan," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Dibandingkan dengan lembaga perbankan, Teten mengatakan bahwa sistem pengawasan di perbankan jauh lebih baik, terlebih dengan adanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menambahkan, urusan kompetensi untuk tenaga pengawas dalam pengawasan pengelolaan seperti bank, di KSP yang besar juga sudah menyerupai praktik bank. Sayangnya, tidak ada lembaga penjamin simpanan (LPS) untuk KSP. ( Baca juga:Pendiri KSP Indosurya Jamin Dana Nasabah Aman )

"Kalau begini, maka tidak akan pernah ada orang yang mau simpan uang di KSP. Padahal, KSP dekat dengan UMKM. Kami berharap mereka bisa jadi alternatif pembiayaan di luar bank yang lebih ramah," tambah Teten.

Saat ini, lanjut ia, Kemenkop UKM juga membekukan pembukaan KSP besar di berbagai daerah karena sedang dalam proses penataan kembali sistem pengawasan, kemampuan SDM, dan kelengkapan kelembagaan dalam penjaminan. Namun, dalam penataan ini, pihaknya menerima banyak protes karena alasan vokasi berbeda dengan perbankan.

"Perbedaan itu iya, tapi menurut saya standar usahanya tak boleh kalah. Karena kalau kita standar pengawasan dan perlindungannya lemah, koperasi tidak akan berkembang seperti industri perbankan. Saya kira ini harus dipahami oleh teman-teman koperasi, terutama KSP yang terganggu oleh kebijakan pembenahan," pungkas Teten.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
KSP Nasari Bersama KDKMP...
KSP Nasari Bersama KDKMP Dorong Ekosistem Koperasi Digital Lebih Aman
Sejalan dengan Asta...
Sejalan dengan Asta Cita, Induk KUD Sambut Baik Rekomendasikan PDIP Kuatkan Koperasi
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UKP Bidang Ekonomi dan Perbankan MoU dengan Menkop
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Rekomendasi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved