39 Peserta Rekrutmen BUMN Kloter 2 Kena Blacklist dan Gugur, Ini Sebabnya
Selasa, 17 Januari 2023 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Gaes! Hindari 3 Kecurangan Ini Ya Saat Ikut Seleksi Rekrutmen Bersama BUMN
Berdasarkan laporan, lanjut Tedi, aktivitas perjokian terjadi melalui sebuah grup aplikasi pesan singkat berkedok bimbingan belajar. Hal ini disayangkan Kementerian BUMN karena masuk dalam kategori kecurangan.
Tedi menyampaikan, Rekrutmen Bersama BUMN sejak awal telah dilengkapi sistem proctoring atau pengawasan. Sistem ini dapat mendeteksi aktivitas kecurangan yang dilakukan peserta saat mengerjakan tes secara daring.
Semisal, di layar ada dua orang, melakukan tangkapan layar, menggunakan multi-tab, hingga gerak-gerik mencurigakan semuanya terdeteksi oleh sistem.
“Selain kasus perjokian yang sedang ramai diperbincangkan, kami juga menekankan bahwa sejak awal sistem dapat mendeteksi kecurangan secara otomatis ketika peserta sedang mengerjakan tes," katanya.
Berdasarkan laporan, lanjut Tedi, aktivitas perjokian terjadi melalui sebuah grup aplikasi pesan singkat berkedok bimbingan belajar. Hal ini disayangkan Kementerian BUMN karena masuk dalam kategori kecurangan.
Tedi menyampaikan, Rekrutmen Bersama BUMN sejak awal telah dilengkapi sistem proctoring atau pengawasan. Sistem ini dapat mendeteksi aktivitas kecurangan yang dilakukan peserta saat mengerjakan tes secara daring.
Semisal, di layar ada dua orang, melakukan tangkapan layar, menggunakan multi-tab, hingga gerak-gerik mencurigakan semuanya terdeteksi oleh sistem.
“Selain kasus perjokian yang sedang ramai diperbincangkan, kami juga menekankan bahwa sejak awal sistem dapat mendeteksi kecurangan secara otomatis ketika peserta sedang mengerjakan tes," katanya.
Lihat Juga :