Inflasi RI Lebih Baik dari Singapura dan Rusia, Menko Airlangga Beberkan Rapor Merah 23 Daerah

Selasa, 17 Januari 2023 - 13:11 WIB
loading...
Inflasi RI Lebih Baik...
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/Dok MPI/Yorri Farli
A A A
SENTUL - Inflasi masih menjadi salah satu fokus perhatian utama pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan dari pemerintah daerah (Pemda) sangat penting.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, jika dilihat inflasi Indonesia secara year-to-date (ytd) dan year-on-year (yoy) berada di posisi 5,51%, lebih rendah dari perkiraan awal di kisaran 6% yoy.

"Angka ini lebih baik dari beberapa negara dan beberapa negara yang ekstrem (inflasinya), misal Argentina 94%, Turki 64%, Rusia 11,9%, Italia 11,6%. Bahkan, kita sebetulnya lebih baik dari Singapura yang inflasinya mencapai 6,7% dan Amerika Serikat 6,5%," paparnya dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda tahun 2023 di Sentul, Bogor, Selasa (17/1/2023).

Menurut dia, hal ini berkat kerja sama yang luar biasa dengan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, juga koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Dalam Negeri pada tahun lalu. Realisasi inflasi ini juga berdampak positif pada prospek inflasi 2023 di kisaran 3±1 yoy.

Baca juga: Amunisi Hadapi Ancaman Inflasi

Meski begitu, Airlangga mencatat bahwa masih ada 23 provinsi dengan level inflasi di atas angka inflasi nasional. "Nah ini yang menjadi catatan, misal Sumatera Barat inflasinya 7,43%, Sulawesi Tenggara 7,39%, Kalimantan Selatan 6,99%, dan Riau 6,81%," bebernya.

Oleh karena itu, dia meminta agar para gubernur dari 23 provinsi tersebut untuk memperhatikan kontributor inflasi. Contohnya pada Desember 2022 kontribusi harga beras sebesar 0,07% adalah salah satu yang tertinggi, sehingga tentunya diperlukan berbagai kerja sama untuk mengatasinya.

Adapun beberapa kota dengan inflasi tertinggi antara lain Kotabaru 8,65%, Bau-Bau 8,35%, Tanjung Selor 7,98%, dan Bukit Tinggi 7,76%. “Jadi ini terhadap kota-kota dengan inflasi tertinggi, diharapkan di tahun 2023 ini bisa lebih baik," tandas Airlangga.

Baca juga: Pedasnya Cabai Rawit Bikin Inflasi di Pekan Pertama Januari Tembus 0,40%

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada kementerian dan lembaga (K/L) untuk dapat bekerja sama mengendalikan inflasi seperti mengendalikan Covid-19.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna terkait anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Istana Negara, Senin (16/1).

"Dan yang berkaitan dengan inflasi, sekali lagi saya minta secara rutin pada saat sama, pada saat kita mengerjakan urusan Covid semua bisa bekerja bareng-bareng, bekerja bersama-sama," tandas Jokowi.

Presiden berharap inflasi pada tahun 2023 dapat ditekan hingga di bawah 5%. "Kita harapkan juga urusan inflasi ini bisa kita keroyok bareng-bareng agar sedapat mungkin ditekan inflasi tahun ini bisa di bawah 5%," tuturnya.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved