Ekonomi China Terpuruk di 2022, Terparah Kedua dalam Setengah Abad

Selasa, 17 Januari 2023 - 16:40 WIB
loading...
Ekonomi China Terpuruk...
Warga memakai masker di pusat perbelanjaan di Shanghai, China, 14 Desember 2021. FOTO/Reuters/Aly Song
A A A
JAKARTA - Ekonomi China melambat tahun lalu paling parah kedua dalam setengah abad. Perlambatan ekonomi disebabkan kebijakan pembatasan ketat menghadapi virus corona sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan bisnis negara itu.

Melansir BBC, angka resmi menunjukkan produk domestik bruto (PDB) negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu naik 3% pada 2022. Masih jauh di bawah target pemerintah sebesar 5,5% tetapi lebih baik dari perkiraan sebagian besar ekonom.

Bulan lalu, Beijing tiba-tiba mencabut kebijakan nol-Covid yang ketat. Kebijakan tersebut berdampak besar pada aktivitas ekonomi China tahun lalu, tetapi pelonggaran aturan yang tiba-tiba mendorong lonjakan kasus Covid-19 yang juga mengancam akan menyeret pertumbuhan di awal tahun ini.

Saat pandemi awal di 2020 ekonomi China hanya mampu tumbuh 2,2%. Pertumbuhan ekonomi China sepanjang tahun itu terlemah sejak 1976, ketika pendiri Ketua Republik Rakyat China Mao Zedong meninggal dunia.

"Data datang lebih kuat dari ekspektasi kami. Namun demikian, sebagai pukulan telak bagi ekonomi China dari kebijakan nol-Covid dan kekalahan properti pada tahun 2022," ujar Wakil Ekonom China dari bank BNP Paribas Jacqueline Rong.

Baca Juga: Tingkat Kepercayaan Bisnis Anjlok, Ekonomi China Bisa Menuju Resesi di 2023

Para ekonom pun telah menyuarakan kekhawatiran atas ekonomi China dan memperingatkan bahwa data tersebut dapat menjadi acuan menghadapi kinerja ekonomi tahun ini.

Data ekonomi China lainnya seperti retail sales dan factory output untuk bulan Desember yang dirilis bersamaan dengan data gross domestic product (GDP) juga mengalahkan ekspektasi namun masih lemah dibandingkan dengan level pra-pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Rekomendasi
5 Efek Samping Kebanyakan...
5 Efek Samping Kebanyakan Makan Protein, Bisa Ganggu Ginjal hingga Jantung
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama When We Remember Us, Nonton Eksklusif di V+Short
Ratusan Petani Tembakau...
Ratusan Petani Tembakau Demo, Peringatkan Ancaman PP 28/2024 terhadap Jutaan Pekerja IHT
Berita Terkini
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Catat Kinerja Positif...
Catat Kinerja Positif di 2025, PIS Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kopdes Merah Putih Bukan...
Kopdes Merah Putih Bukan Minimarket, Zulhas: Fungsi Utama Salurkan Subsidi dan Serap Hasil Tani
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved