IPO Online, Efisiensi Melantai di Pasar Modal

Selasa, 14 Juni 2016 - 15:50 WIB
IPO Online, Efisiensi...
IPO Online, Efisiensi Melantai di Pasar Modal
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mempersiapkan proses pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) melalui sistem online. Sehingga, perusahaan yang akan melantai di pasar modal Indonesia lebih efisien dalam beberapa hal seperti dokumentasi.

Direktur Penilaian BEI Samsul Hidayat mengatakan, sistem online ini juga dapat meningkatkan proses IPO. Tidak lagi merepotkan seperti lambatnya proses surat menyurat (korespondensi) sebelum perusahaan listing.

"Bagaimana kita bisa mengefisiensikan proses IPO itu sendiri termasuk juga dokumentasi, kecepatan kemudian korespondensi. Dengan cara ini (korespondensi) kan emiten biasanya agak sedikit merepotkan, ini yang coba kita perbaiki dengan tools ini," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Harapan ke depan, kata Samsul, BEI bisa memiliki sistem yang bisa membuat dokumentasi dari emiten tidak rumit dengan hanya sekali kirim. Tidak harus dikirimkan dua kali ke bursa dan OJK.

"Harapannya kita punya sistem dokumen, emiten enggak repot juga. Kalau bisa cukup satu kali submit untuk dokumen yang sama ke bursa dan OJK," katanya.

Dia menjelaskan, BEI belum bisa memastikan secara pasti waktu penerapan IPO online tersebut. Pihaknya masih melakukan diskusi dengan OJK tekait prosedurnya.

"Ya kami bicara dulu dengan timnya OJK, karena ini kan nyangkut bursa sama OJK, lebih penting masalah kesepakatannya. Kalau infrastruktur tuh cepat, maksudnya kesamaan persepsi antara pemikiran pandangan dengan OJK, prosedurnya sama segala macem baru buat infrastruktur," jelas Samsul.

Sementara, tidak ada penghematan biaya dengan adanya program IPO online ini, karena hanya merupakan alat untuk mendukung perusahaan yang akan mencatatkan saham perdana.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Dukung Langkah BEI...
OJK Dukung Langkah BEI Pecat 5 Karyawan Gratifikasi IPO
OJK Dalami Dugaan Keterlibatan...
OJK Dalami Dugaan Keterlibatan Pegawai atas Dugaan Gratifikasi IPO di BEI
Minta Restu OJK, BEI...
Minta Restu OJK, BEI Siap Gelar Papan New Economy 5 Desember 2022
Tahun Ini Bursa Efek...
Tahun Ini Bursa Efek Indonesia Jadi Jawara IPO di Kawasan ASEAN
Seluruh Emiten Ditargetkan...
Seluruh Emiten Ditargetkan Penuhi Ketentuan Free Float 15% di 2029
Iman Rachman Dikabarkan...
Iman Rachman Dikabarkan Jadi Dirut, Intip Susunan Direksi BEI 2022-2026
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
2 menit yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
47 menit yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
9 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
10 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
10 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved