Jonan Sidak Angkutan Umum Idul Fitri 2016

Jum'at, 17 Juni 2016 - 03:31 WIB
Jonan Sidak Angkutan...
Jonan Sidak Angkutan Umum Idul Fitri 2016
A A A
MALANG - Evaluasi kesiapan armada angkutan umum untuk kegiatan mudik Idul Fitri 2016, terus dilakukan Kementrian Perhubungan hingga 23 Juni mendatang. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, dengan tujuan mencapai target zero accident saat pelaksanaan mudik dan balik Idul Fitri.

Kepastian evaluasi terhadap angkutan umum tersebut ditegaskan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Besar Malang. Jonan tiba di Kota Malang bersama para stafnya menumpang Kereta Api (KA) Ekskutif Gajayana jurusan Jakarta-Malang.

Menurutnya, saat ini secara kuantitas armada yang tersedia sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan angkutan Idul Fitri. “Tetapi secara kelayakan, angkutan lebaran harus diperiksa terlebih dahulu kondisinya. Utamanya untuk angkutan umum agar menjadi jaminan keselamatan bagi masyarakat,” tegasnya, Kamis (16/6/2016).

Pengecekan kelayakan armada untuk angkutan Idul Fitri 2016 tersebut dilakukan terhadap seluruh moda transportasi umum. Mulai dari pesawat terbang, KA, bus antarkota antarprovinsi (AKAP), dan angkutan kapal laut. “Pemeriksaannya dilakukan terhadap seluruh armada bukan lagi uji sampling saja,” imbuhnya.

(Baca: Jonan Blusukan, 10 Pesawat Ditemukan Kurang Laik Terbang)

Dia menegaskan, seluruh moda angkutan umum harus memenuhi persyaratan keselamatan dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang diwajibkan. Apabila hal tersebut tidak mampu dipenuhi, maka akan langsung ditindak dan dilarang beroperasi sebelum kelengkapannya dipenuhi. Selain itu, layanannya harus baik dan tepat waktu.

Terkait pemudik yang menggunakan sepeda motor, dia hanya bisa menyampaikan imbauan agar beralih menggunakan angkutan umum. Pemudik dengan sepeda motor, diakuinya tidak bisa dilarang. Tetapi apabila tidak tersedia lagi angkutan umum, diimbau mereka menggunakan kendaraan roda empat.

Apabila terpaksa tetap harus menggunakan sepeda motor, mereka wajib memiliki kesiapan kesehatan, dan kelayakan kendaraan, serta tidak memaksakan harus mencapai tujuan dengan cepat sehingga mengabaikan keselamatan.

Terkait jalur KA, Jonan mengaku secara umum sudah dalam kondisi baik. Bahkan, tujuannya menumpang KA dari Yogjakarta menuju Kota Malang adalah untuk mengecek kondisi jalur KA di jalur selatan. “Jalur paling rawan ada di antara Kediri-Malang karena sering terjadi longsor. Tetapi saat tadi saya lintasi, kodisinya bagus dan layak dilintasi,” terang Jonan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang juga terus melakukan pemeriksaan bus AKAP dan kesehatan pengemudinya. “Kami sudah memeriksa 17 bus AKAP. Sebanyak 15 bus siap beroperasi tetapi ada alat kelengkapan yang kurang, sehingga harus segera dilengkapi. Satu bus lagi, tidak dilengkapi surat-surat, sehingga ditahan. Hanya satu bus saja yang dinyatakan layak beroperasi,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban, Dishub Kota Malang, Raymond Matondang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mudik Dilarang, Kementerian...
Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan Skema Pembatasan Jalan Tol
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Kementerian Perhubungan...
Kementerian Perhubungan Tak Larang Mudik, Ini Kata Bos Garuda
Ditjen Perhubungan Darat...
Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Gelar Sosialisasi Larangan Mudik
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
2 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
4 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
4 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
6 jam yang lalu
Infografis
Jelang Idul Adha, Infeksi...
Jelang Idul Adha, Infeksi Flu Burung dari Sapi ke Manusia Terdeteksi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved