Respons Tax Amnesty Baru Sebatas Konsultasi ke Ditjen Pajak

Rabu, 20 Juli 2016 - 11:16 WIB
Respons Tax Amnesty...
Respons Tax Amnesty Baru Sebatas Konsultasi ke Ditjen Pajak
A A A
JAKARTA - Animo masyarakat menanggapi kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang mulai berlaku sejak awal pekan kemarin, menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani sangat baik. Dia juga membantah jika disebutkan antusias hari pertama pelaksanaan tax amnesty masih minim.

Menurutnya semua yang akan ikut pengampunan pajak, baru sebatas konsultasi kepada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak ). Seperti diketahui, undang-undang (UU) tax amnesty memang baru aktif per tanggal 18 Juli 2016.

"Kami melihat, secara keseluruhan respon masyarakat sangat positif. Ini terlihat dari pemberitaan di media soal tax amnesty. Kalau kemarin tanggal 18 relatif sepi karena semuanya baru konsultasi dulu ke DJP. Mekanismenya seperti apa," kata Hariyadi di kantor Core Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Dia mengaku mendapatkan laporan dari teman-teman asosiasi pengusaha bahwa mereka merespon dengan baik atas adanya kebijakan tax amnesty ini. Karena mereka yakin, dengan adanya kebijakan tersebut, maka akan membalik arah perekonomian Indonesia menjadi lebih baik.

Lebih lanjut menurutnyauntuk memaksimalkan langkah pemerintah dalam pelaksanaan tax amnesty, dalam beberapa hari ke depan hingga minggu depan, APINDO akan menggelar sosialisasi tax amnesty di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat tentang pentingnya tax amnesty.

"Kita akan lihat, selama 4 hari ke depan pertemuan itu, kita akan ukur seberapa besar minatnya masyarakat dan teman-teman atas tax amnesty ini. Supaya mereka juga paham soal seluk beluk dari kebijakan ini," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Perkuat Sinergi Dunia...
Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Profesi Pajak, IKPI Gelar Partnership Gathering
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
48 menit yang lalu
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
1 jam yang lalu
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
2 jam yang lalu
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved