HT: Target Tax Amnesty Rp165 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 28 Juli 2016 - 15:39 WIB
HT: Target Tax Amnesty...
HT: Target Tax Amnesty Rp165 Triliun Sulit Tercapai
A A A
JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) tidak yakin target penerimaan pajak yang masuk dari kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak) sebesar Rp165 triliun dapat tercapai. Untuk mencapai itu, butuh dana masuk atau repatriasi hingga Rp5.000 triliun.

HT menjelaskan, kemungkinan uang sebanyak itu tidak bisa masuk dalam waktu sekejap. Adapun total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan juga sebesar itu.

"Mana ada duit yang masuk sebegitu banyaknya. Uang DPK semua bank saja hampir kurang lebih segitu sekarang," ujarnya di Jakarta, Kamis (28/7/2016).

(Baca: Lubang Besar di Balik Tax Amnesty)

Kalaupun ada dana sebanyak itu di luar negeri, lanjut dia, tidak mungkin langsung balik semua ke dalam negeri. Paling hanya sebagian.

"Kalaupun ada, enggak mungkin balik segitu juga. Paling formalitas sebagian tapi itu juga enggak semuanya dibalikin. Saya ngobrol sama teman-teman gitu," kata HT.

(Baca: Jokowi Peringatkan Sri Mulyani Tax Amnesty Tak Boleh Gagal)

Alasannya, terang HT, WNI yang selama ini memarkirkan uangnya di negara surga pajak itu memiliki pertimbangan tax amnesty tidak mampu menghilangkan pajak yang harus dibayar di kemudian hari. Terlebih ketika kebijakan tersebut sudah selesai.

Meski demikian, HT tetap meyakini dana repatriasi akan masuk namun jumlahnya tidak sedemikian besar. Dia memperkirakan hanya sekitar Rp40 triliun-Rp50 triliun. (Baca: Kebijakan Tax Amnesty RI Bikin Singapura Gerah)

"Intinya saya tidak percaya. Katakanlah dapat, itu juga masih kurang. Ya enggak segitu banyak, perkiraan saya Rp40 triliun-Rp50 triliun," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
3 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
4 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
5 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
5 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
5 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
6 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved