alexa snippet

Harga Minyak Dunia Jatuh di Tengah Ketidakpastian Potong Produksi

Harga Minyak Dunia Jatuh di Tengah Ketidakpastian Potong Produksi
Harga minyak mentah dunia jatuh hampir mencapai 4% terseret ketidakpastikan apakah OPEC akan solid untuk membatasi produksi. Foto/Ilustrasi
A+ A-
BOSTON - Harga minyak mentah dunia jatuh hampir mencapai 4% terseret ketidakpastikan apakah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mampu mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi global. Setelah Arab Saudi mengatakan tidak akan hadir dalam pertemuan awal pekan nanti bersama produsen minyak non OPEC untuk membahas pemotongan produksi.

Dilansir Reuters, Sabtu (26/11/2016) harga minyak mentah berjangka Brent bertahan pada level USD47,24 per barel atau mengalami penurunan sebesar USD1,76 atau 3,59%. Sedangkan harga minyak mentah AS menyusut USD1,90 menjadi USD46,06 per barel, dengan pelemahan mencapai 3,96%. Harga minyak terus berada dalam tren negatif, bahkan sempat hingga menyentuh posisi terburuk yakni USD45,88 per barel.

Harga minyak mentah AS dalam sepekan tercatat mengakhirinya dengan kenaikan 13 sen per barel, usai bergerak antara kisaran level USD45,77 hingga USD49,20 per barel. Sementara hasil positif juga diraihan Brent yang meningkat 20 sen selama sepekan dan diperdagangan dengan kisaran USD46,85 sampai USD49,96 per barel.

Secara keseluruhan kegiatan perdagangan terbilang tipis setelah hari libur Thanksgiving US dan menjelang akhir pekan. Di sisi lain sentimen negatif datang saat OPEC kembali diragukan mampu mencapai keputusan, ketika Arab Saudi mengatakan tidak akan menghadari pertemuan awal pekan dalam membahas pembatasan pasokan Internasional.

Rusia sendiri masih berencana untuk hadir dalam pertemuan 28 November, mendatang di Wina yang dilanjutkan pertemuan tingkat menteri OPEC pada 30 November. Laporan bahwa perusahaan minyak raksasa  Saudi Aramco bakal melakukan peningkatan pasokan pada Januari turut membayangi pasar Asia dan memberikan tekanan cukup besar.



(akr)
dibaca 9.029x
loading gif
Top