DPR Sahkan APBN 2015

Senin, 29 September 2014 - 16:50 WIB
DPR Sahkan APBN 2015
DPR Sahkan APBN 2015
A A A
JAKARTA - Setelah molor beberapa jam, akhirnya rapat Paripurna DPR RI mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015 menjadi APBN.

Wakil Ketua DPR RI yang pada saat bersamaan merangkap juga sebagai Pimpinan Rapat, Muhammad Sohibul Iman mengatakan, semua anggota DPR menyetujui RAPBN 2015 menjadi UU APBN 2015.

"Kami mewakili semua fraksi telah menyetujui RAPBN 2015 menjadi APBN 2015 dan segera diundangkan," ujarnya di DPR, Jakarta, Senin (29/9/2014).

Dia mengatakan, hasil ini telah kuorum karena anggota DPR RI yang hadir sebanyak 286 orang dari 560 orang jumlah anggota. "Menurut catatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, ditandatangani 286 orang anggota dari 560 Orang anggota," kata dia.

Adapun APBN 2015 Disepakati yaitu, pertumbuhan ekonomi 5,8%, inflasi 4,4%, nilai tukar rupiah Rp11.900/USD, tingkat Suku Bunga SPN 3 bulan 6%, ICP USD105/barel, lifting Minyak Bumi 900.000 barel/hari, dan lifting gas bumi 1.248.000 setara barel minyak/hari.

Kemudian, penerimaan Migas Rp312,97 triliun, PNBP Migas Rp13,99 triliun dan cost recovery USD16 miliar.

Pendapatan mineral dan batu bara Rp24,599 triliun dan PNBP mineral dan batu bara Rp16,06 triliun.

Sementara untuk subsidi energi dianggarkan sebesar Rp344,7 triliun yang terdiri dari subsidi BBM, BBN, elpiji, dan LGV ditetapkan Rp276,01 triliun dan subsidi listrik Rp68,68 triliun.

Defisit anggaran 2,21% terhadap PDB atau sebesar Rp245,8 triliun. Pembiayaan anggaran yang ditetapkan untuk menutup defisit 2015 sebesar Rp245,89 triliun, berasal dari pembiayaan utang Rp254,8 triliun dan pembiayaan non utang Rp8,961 triliun.

untuk target dividen BUMN dalam draft sebesar Rp44 trilun, yaitu Pertamina Rp10,24 triliun, PLN Rp2.813 triliun, non Pertamina dan PLN Rp30,9 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
11 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved