Pemerintah Akan Laporkan Petral Jika Menyimpang

Rabu, 13 Mei 2015 - 14:46 WIB
Pemerintah Akan Laporkan...
Pemerintah Akan Laporkan Petral Jika Menyimpang
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, jika dalam proses audit investigasi Pertamina Energy Trading Limited (Petral) ditemukan tindakan yang menyimpang hukum dan berpotensi tindak pidana, maka pemerintah akan melaporkan kepada penegak hukum.

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) mulai hari ini resmi membubarkan atau melikuidasi anak usahanya yang bermarkas di Singapura, Petral. Dalam proses likuidasi ini, pemerintah meminta dilakukan audit investigasi yang melibatkan auditor independen.

"Pada dasarnya harus dilakukan audit investigasi, ini yang kami minta pada direksi dan komisaris untuk menunjuk siapa yang akan ditunjuk sebagai auditornya. Bila dalam audit terlihat ada tindak pidana atau pelanggaran hukum yang harus ditindalanjuti dapat dilaporkan ke penegak hukum, itu kalau ada," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Menurut dia, dengan dibubarkannya ‎Petral maka otomatis total dana dan aset yang dimilikinya dipindahkan ke induk usaha, dalam hal ini Pertamina. Proses likuidasi ditargetkan rampung pada April 2016.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) tersebut menambahkan, pembubaran Petral tidak dengan pemikiran untuk membuat kembali perusahaan baru sebagai pengganti Petral. Saat ini, seluruh kegiatan Petral dilimpahkan ke Pertamina.

"Kita tidak mau mendahului dari hasil investigasi. Kalau lik‎uidasinya itu dilikuidasi total dan asetnya akan dipindahkan ke Pertamina. Tidak ada pemikiran pada saat ini untuk men-set up perusahaan baru, yang menggantikan Petral," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
10 menit yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
1 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved