Kenaikan Harga Properti Residensial Diramal Melambat

Jum'at, 15 Mei 2015 - 05:39 WIB
Kenaikan Harga Properti...
Kenaikan Harga Properti Residensial Diramal Melambat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan kenaikan harga properti residensial mengalami perlambatan pada kuartal II/2015. Hal ini terlihat dari indeks harga properti residensial secara kuartal (qtq) yang hanya naik 0,70%, namun melambat dibanding kenaikan harga rumah pada kuartal I 2015 sebesar 1,44%.

"Kenaikan harga properti residensial yang melambat juga terjadi secara tahunan (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara di Jakarta, Kamis (14/5/2015).

Dia mengatakan, pada kuartal II/2015, harga properti residensial meningkat 5,24% (yoy), namun melambat dibanding 6,27% (yoy) kenaikan harga pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, pada kuartal I/2015 harga properti residensial tumbuh melambat. Berdasarkan hasil survei harga properti residensial Bank Indonesia di 16 kota, berada pada level 184,25 atau naik sebesar 1,44% (qtq).

"Kenaikan harga bahan bangunan, upah kerja dan kenaikan bahan bakar minyak merupakan faktor utama penyebab kenaikan harga properti residensial," ujarnya.

Meskipun mengalami peningkatan, kata Tirta, angka tersebut lebih rendah dari 1,54% pada kuartal sebelumnya. Dia melanjutkan, secara kuartalan (qtq) perlambatan harga tertinggi pada rumah tipe besar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved