Harga Minyak Menguat Sedikit karena USD Melemah
Jum'at, 15 Mei 2015 - 10:52 WIB
Harga Minyak Menguat Sedikit karena USD Melemah
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak dunia menguat sedikit pada hari ini, meski pasokan cukup terimbas melemahnya dolar Amerika Serikat (USD), proyeksi menurunnya produksi minyak mentah AS dan meningkatnya permintaan global.
Minyak mentah AS berada di jalur kenaikan mingguan kesembilan, yang akan menjadi kenaikan beruntun terpanjang sejak 1983. Stok minyak mentah AS telah jatuh dari rekor tertingginya, sementara lembaga minyak internasional memangkas proyeksi produksi minyak AS setelah turunnya harga.
Minyak West Texas Intermediate untuk kontrak Juni turun 13 sen menjadi USD59,75/barel pada pukul 0145. Minyak mentah Brent naik tipis 3 sen menjadi USD66,73/barel.
Bulan depan minyak Brent berada pada jalur kenaikan mingguan setelah turun 1,6% pada pekan lalu.
"Harga terbaru di sejumlah komoditas menunjukkan reli dalam beberapa bulan terakhir," tulis analis ANZ dalam sebuah catatannya seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/5/2015).
ANZ mencatat bahwa WTI gagal naik di atas USD62/barel dua kali dalam sepekan terakhir meskipun USD melemah. Harga minyak juga tidak bereaksi banyak naik karena adanya ketegangan di Timur Tengah.
Minyak mentah AS berada di jalur kenaikan mingguan kesembilan, yang akan menjadi kenaikan beruntun terpanjang sejak 1983. Stok minyak mentah AS telah jatuh dari rekor tertingginya, sementara lembaga minyak internasional memangkas proyeksi produksi minyak AS setelah turunnya harga.
Minyak West Texas Intermediate untuk kontrak Juni turun 13 sen menjadi USD59,75/barel pada pukul 0145. Minyak mentah Brent naik tipis 3 sen menjadi USD66,73/barel.
Bulan depan minyak Brent berada pada jalur kenaikan mingguan setelah turun 1,6% pada pekan lalu.
"Harga terbaru di sejumlah komoditas menunjukkan reli dalam beberapa bulan terakhir," tulis analis ANZ dalam sebuah catatannya seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/5/2015).
ANZ mencatat bahwa WTI gagal naik di atas USD62/barel dua kali dalam sepekan terakhir meskipun USD melemah. Harga minyak juga tidak bereaksi banyak naik karena adanya ketegangan di Timur Tengah.
(rna)
Lihat Juga :