Rupiah Terkoreksi Dipicu Sinyal Membaiknya Ekonomi AS
Rabu, 20 Mei 2015 - 10:15 WIB
Rupiah Terkoreksi Dipicu Sinyal Membaiknya Ekonomi AS
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari dibuka terkoreksi dipicu sinyal membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS). Melemahnya rupiah di tengah postifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.176/USD. Posisi ini negatif 78 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.098/USD.
Posisi rupiah berdasarlan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.169/USD, terdepresiasi 51 poin dibanding penutupan Selasa (19/5/2015) di level Rp13.118/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp13.155/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini membaik 67 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.183/USD.
Adapun USD mencapai level tertinggi dua bulan terhadap yen pada hari ini didukung menguatnya data perumahan AS, memberi harapan membaiknya pertumbuhan ekonomi kuartal II negara Paman Sam.
Dikutip dari Reuters, nilai tukar USD terhadap yen naik ke 120,93 pada pukul 0050 GMT, level tertinggi sejak 20 Maret dari kenaikan sebelumnya sebesar 0,2% sebesar 120,90.
Sedangkan, IHSG hari ini dibuka melanjutkan kenaikan di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 9,41 poin atau 0,37% ke level 5.288,78.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.176/USD. Posisi ini negatif 78 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.098/USD.
Posisi rupiah berdasarlan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.169/USD, terdepresiasi 51 poin dibanding penutupan Selasa (19/5/2015) di level Rp13.118/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp13.155/USD. Posisi tersebut melemah 55 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini membaik 67 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.183/USD.
Adapun USD mencapai level tertinggi dua bulan terhadap yen pada hari ini didukung menguatnya data perumahan AS, memberi harapan membaiknya pertumbuhan ekonomi kuartal II negara Paman Sam.
Dikutip dari Reuters, nilai tukar USD terhadap yen naik ke 120,93 pada pukul 0050 GMT, level tertinggi sejak 20 Maret dari kenaikan sebelumnya sebesar 0,2% sebesar 120,90.
Sedangkan, IHSG hari ini dibuka melanjutkan kenaikan di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 9,41 poin atau 0,37% ke level 5.288,78.
(rna)