DPR Segera Panggil Mendag Terkait Beras Plastik

Rabu, 20 Mei 2015 - 22:14 WIB
DPR Segera Panggil Mendag...
DPR Segera Panggil Mendag Terkait Beras Plastik
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR RI akan segera memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel terkait ditemukannya beras palsu berbahan plastik yang diduga dari China. Pemerintah khususnya Mendag harus menjelaskan kepada publik tentang keberadaan beras sintetis tersebut.

"Kita pertanyakan ke pemerintah kenapa itu bisa masuk? Saya dapat info pemerintah tidak pernah impor dari China. Artinya, ada impor di luar informal pemerintah. Ini yang kita minta usut," ujar Ketua Komisi VI DPR Hafisz Tohir kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Sebab itu, lanjut Hafisz, Komisi VI DPR akan memanggil Mendag yang bertanggung jawab atas impor beras, DPR akan menanyakan apakah impor tersebut resmi sesuai dengan prosedur impor kementerian atau dilakukan di luar prosedur.

"Karena menurut info di lapangan, beras itu ada dan sudah dipakai orang. Tapi, pemerintah katakan tidak pernah impor beras," jelas Ketua DPP PAN itu.

Hafisz menjelaskan, dalam mekanisme impor, Mendag menunjuk kepada badan yang mengimpor seperti misalnya, Bulog, PPI, atau lembaga lainnya. Sementara itu, badan-badan tersebut setelah ditanyakan mereka membantah dan tidak pernah merasa mengimpor beras.

"Beras ini juga kan berbahaya bagi kesehatan, dan ini sudah mengarah pada kriminal. Itu harus diusut karena ini racun," tegasnya.

Dia menilai, ada permainan yang tidak baik dalam kasus impor beras palsu. Membuat heran, impor beras palsu bisa masuk ke Indonesia menjelang bulan puasa. "Ya kalau stok beras kurang, maka pemerintah terbitkan izin impor beras. Dan, itu dilakukan Kemendag melalui rapat koordinasi dengan Mentan (Menteri Pertanian) dan Menko Perekonomian," terangnya.

Menurut Hafisz, dengan adanya kasus beras palsu tersebut, ini seperti pancingan atau pemicu bagi DPR dan masyarakat untuk mendesak dilakukan audit investigasi terhadap sistem dan tata cara impor di republik ini.

"Sanksi pasti ada, oknum perdagangan yang bermain, kita rekomendasikan kepada presiden untuk beri tindakan tegas. Seburuk-buruknya diberhentikan," tegasnya.

Dia menambahkan, DPR akan melakukan kunjungan on the spot ke pasar-pasar dan Bulog jelang bulan Puasa. DPR juga akan meminta diadakannya operasi pasar karena dikhawatirkan pada bulan Puasa dan Lebaran ada kenaikan harga beras.

"Kita tidak ingin di masa sulit ini rakyat dibebani harga beras. Maka itu, kami juga akan tanya pemerintah soal rencana pemerintah melakukan impor 1 juta ton, itu untuk apa saja," tandas Hafisz.

Baca: Ini Ciri-ciri Beras Palsu dari Plastik
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Stok Beras 3,3 Juto...
Stok Beras 3,3 Juto Ton, Kemendag Pastikan Aman hingga Lebaran
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pasokan Beras Dipastikan...
Pasokan Beras Dipastikan Cukup hingga Juli 2020
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
38 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved