Bank Mandiri Tingkatkan Bisnis Kartu

Kamis, 21 Mei 2015 - 09:15 WIB
Bank Mandiri Tingkatkan...
Bank Mandiri Tingkatkan Bisnis Kartu
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggandeng jaringan Hotel Accor untuk menggenjot transaksi kartu debit dan kredit.

Kemitraan global tersebut memberikan nilai tambah dan manfaat lebih besar, baik pemegang kartu debit dan kredit Bank Mandiri maupun para tamu hotel-hotel Accor. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Hery Gunardi dan Chief Operating Officer Accor untuk Malaysia-Indonesia-Singapura Gerard Guillouet, disaksikan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, perseroan terus mencatat kenaikan tingkat pemanfaatan EDC sebagai sarana transaksi nasabah. Pada periode Januari–Maret, total transaksi menggunakan EDC Bank Mandiri mencapai 37,3 Juta transaksi dengan volume sebesar Rp32,2 triliun. ”Jumlah itu naik 22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Salah satunya dibukukan oleh transaksi travel, hotel dan airlines,” ujar Hery seusai penandatanganan kerja sama di Jakarta kemarin.

Dia optimistis kerja sama ini potensial bagi Bank Mandiri untuk meningkatkan transaksi kartu kredit dan kartu debit Mandiri, sejalan dengan program- program loyalitas yang terus dikembangkan. ”Kami akan segera menempatkan minimal satu mesin EDC di setiap jaringanAccor. Hinggasaat ini45hotel dari 96 hotel Accor di Indonesia telah menggunakan EDC Bank Mandiri,” tambahnya.

Pada periode Januari–Maret 2015 total transaksi menggunakan kartu debit Bank Mandiri mencapai 16,4 Juta transaksi dengan volume sebesar Rp12,1 triliun. Jumlah itu naik 49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara, transaksi menggunakan kartu kredit Bank Mandiri dalam tiga bulan pertama 2015 sebesar 8,4 juta dengan volume penjualan sebesar Rp7,3 triliun atau naik 38% dibandingkan Januari– Maret 2014.

Melalui kerja sama ini, pemegang kartu debit dan kredit Bank Mandiri dapat menikmati banyak program menarik di seluruh jaringan Accor di Indonesia, Malaysia dan Singapura hingga Desember 2015, termasuk diskon 10% bagi pemegang kartu kredit Mandiri dan program khusus menginap tiga malam seharga dua malam dengan kartu kredit Mandiri. Program lain yang juga segera dapat dinikmati antara lain program Fiestapoin dan Powerpoint di Accor regional serta program khusus bagi pemegang Commercial Cards Mandiri.

Para pelanggan tersebut cukup melakukan reservasi di . Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin mengatakan, kerja sama ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak karena Bank Mandiri dan Accor Hotels merupakan dua entitas bisnis yang cukup besar di masing-masing industri. Saat ini Bank Mandiri memiliki 3,6 juta pemegang kartu kredit dan lebih dari 12 juta pemegang kartu debit serta jumlah EDC terpasang sebanyak 285.947 unit di seluruh Indonesia.

”Kami akan terus bersinergi dengan merchant-merchant yang telah memiliki basis pelanggan yang kuat, untuk mengembangkan berbagai program promosi yang dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah yang telah menempatkan dana dan bertransaksi di jaringan Bank Mandiri,” ujar Budi.

Sementara, Chief Operating Officer Accor untuk Malaysia- Indonesia-Singapura Gerard Guillouet mengatakan, Accor dan Bank Mandiri memiliki banyak kesamaan. Accor adalah operator hotel internasional terbesar di Indonesia sedangkan Bank Mandiri adalah bank lokal terbesar di Indonesia. ”Jadi, kami berdua adalah pemimpin di industri kami masingmasing. Kedua perusahaan juga memiliki basis pelanggan yang besar dan loyal, oleh karena itu layanan kepada pelanggan merupakan orientasi utama kami,” ujar Gerard.

Selain itu, Accor maupun Bank Mandiri juga sangat yakin dengan potensi industri pariwisata di Indonesia.

Hafid fuad
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
44 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved