Permintaan Sukuk Global Diharapkan Tutup Defisit APBN

Minggu, 24 Mei 2015 - 20:33 WIB
Permintaan Sukuk Global...
Permintaan Sukuk Global Diharapkan Tutup Defisit APBN
A A A
JAKARTA - Pengamat surat utang (obligasi) Yudistira Slamet menilai permintaan sukuk global yang oversubscribed hingga tujuh kali sudah cukup baik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi strategi alternatif menutup defisit APBN 2015.

Kondisi ini, kata dia, tidak lepas dari membaiknya proyeksi investasi nasional dari SnP. "Kelebihan permintaan tersebut turut dipengaruhi penilaian SnP terhadap kita. Investor asing masih optimistis dengan pertumbuhan perekonomian kita di masa depan," ujar Yudistira saat dihubungi di Jakarta, Minggu (24/5/2015).

Di sisi lain, pengamat ekonomi syariah dari Fakultas Ekonomi UI, Yusuf Wibisono mengatakan, akad wakalah yang digunakan pemerintah tidak lazim dalam ekonomi syariah. Lazimnya akad yang digunakan ialah musyarakah dan mudharabah yang berorientasi project financing dalam sektor riil khususnya pembangunan infrastruktur.

"Seharusnya akad yang tujuannya project based sukuk. Jangan hanya mengikuti kemauan pasar dengan memberikan return tinggi," terangnya.

Dia menilai hasil penawaran tersebut masih belum ideal karena pemerintah hanya menawarkan return tinggi. Kondisi ini tidak sehat karena pemerintah seperti tidak memiliki daya tawar dengan pasar.

"Ke depan harus ada integrasi di sektor keuangan dan sektor riil. Pemerintah harus meyakinkan investor bukan kita terus ikuti pasar dengan bunga tinggi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Yuk, Beli Nggak? Penawaran...
Yuk, Beli Nggak? Penawaran Sukuk Ritel SR013 Bank Mandiri Tutup Dua Hari Lagi Lho..
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Pasar Obligasi Indonesia...
Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
42 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
56 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
56 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved