ESSA Siapkan Rp1,9 T untuk Ekspansi Kilang Elpiji

Selasa, 26 Mei 2015 - 07:02 WIB
ESSA Siapkan Rp1,9 T...
ESSA Siapkan Rp1,9 T untuk Ekspansi Kilang Elpiji
A A A
JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD146 juta atau setara Rp1,91 triliun (kurs Rp13.100/USD) pada tahun ini.

VP Corporate and Investor Relations Surya Esa Perkasa Kanishk Laroya mengatakan, dana belanja modal untuk ekspansi kilang elpiji perseroan di Palembang, Sumatera Selatan.

"Pembangunan kilang telah selesai pada Desember 2014 dengan kenaikan kapasitas 50%. Tahun ini menambah kapasitas dengan teknologi dan peralatan baru di lahan yang sama," ujarnya melalui pesan singkat kepada Sindonews.

Sementara alokasi untuk pabrik amonia di Luwuk, Sulawesi Tengah pada kuartal I tahun ini belum ada, hanya untuk perawatan dengan nilai sedikit.

"Maintenance kecil, tidak memengaruhi kinerja keuangan," jelas Kanishk.

Adapun sumber dana belanja modal, menurut dia, berasal dari kas internal dan ada pinjaman dari bank UOB sebesar USD65 juta atau setara Rp851,5 miliar.

"Kemudian tahun lalu ada right issue, jadi sumbernya dari sana sudah ada. Lalu dari pemegang saham lain, sumbernya sudah ada," pungkasnya.

Sementara perseroan pada tahun ini menargetkan volume elpiji seanyak 65.000 metrik ton dan kondensat sebanyak 150.000 barel.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
Selain Berubah Nama,...
Selain Berubah Nama, PT ESSA Industries Indonesia Tbk Kenalkan Sususan Direksi dan Komisaris Baru
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved