Jokowi: Inflasi Tinggi Bikin Harga Barang Membengkak
Rabu, 27 Mei 2015 - 11:09 WIB
Jokowi: Inflasi Tinggi Bikin Harga Barang Membengkak
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tingkat inflasi tinggi bakal menyebabkan harga barang kebutuhan pokok membengkak. Bahkan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5% akan percuma jika tingkat inflasinya hingga 12%.
Hal tersebut dikatakan Jokowi saat membuka Rakornas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2015 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.
"Percuma pertumbuhan ekonomi 5% tapi inflasi 12% enggak ada artinya, karena masyarakat akan beli barang terasa betapa mahal," ucapnya di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (26/5/2015).
Menurutnya, jika pertumbuhan ekonomi 5% dan inflasi bisa ditekan hingga di bawah 5% akan memberikan angin segar bagi masyarakat. Artinya, masyarakat pun akan menikmati harga barang yang tidak terlampau melejit. "Masyarakat bisa nikmati perbedaan inflasi dengan angka pertumbuhan ekonomi itu," imbuh dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, pertumbuhan ekonomi sangat penting, namun pengendalian inflasi juga tidak kalah penting. Sebab itu, dirinya selalu menginstruksikan pemerintah daerah untuk dapat mengendalikan inflasi.
Selain itu, sambung Jokowi, pengendalian inflasi juga berkaitan erat dengan pembangunan infrastruktur. Sebab, dengan infrastruktur yang memadai, ongkos logistik akan dapat ditekan dan harga pun akan jauh lebih murah.
"Kenapa fokusnya ke arah infrastruktur? Karena memang infrastruktur inilah nantinya akan bisa ditekan harga-harga transportasi dan membuat harga akan murah," pungkas Jokowi.
(Baca: Jokowi Pimpin Rakornas TPID 2015)
Hal tersebut dikatakan Jokowi saat membuka Rakornas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2015 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.
"Percuma pertumbuhan ekonomi 5% tapi inflasi 12% enggak ada artinya, karena masyarakat akan beli barang terasa betapa mahal," ucapnya di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (26/5/2015).
Menurutnya, jika pertumbuhan ekonomi 5% dan inflasi bisa ditekan hingga di bawah 5% akan memberikan angin segar bagi masyarakat. Artinya, masyarakat pun akan menikmati harga barang yang tidak terlampau melejit. "Masyarakat bisa nikmati perbedaan inflasi dengan angka pertumbuhan ekonomi itu," imbuh dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, pertumbuhan ekonomi sangat penting, namun pengendalian inflasi juga tidak kalah penting. Sebab itu, dirinya selalu menginstruksikan pemerintah daerah untuk dapat mengendalikan inflasi.
Selain itu, sambung Jokowi, pengendalian inflasi juga berkaitan erat dengan pembangunan infrastruktur. Sebab, dengan infrastruktur yang memadai, ongkos logistik akan dapat ditekan dan harga pun akan jauh lebih murah.
"Kenapa fokusnya ke arah infrastruktur? Karena memang infrastruktur inilah nantinya akan bisa ditekan harga-harga transportasi dan membuat harga akan murah," pungkas Jokowi.
(Baca: Jokowi Pimpin Rakornas TPID 2015)
(izz)
Lihat Juga :