Harga Jual Emas Antam Sepekan Susut Rp4.000/gram
Sabtu, 30 Mei 2015 - 14:57 WIB
Harga Jual Emas Antam Sepekan Susut Rp4.000/gram
A
A
A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sepekan ini susut Rp4.000/gram dari posisi akhir pekan sebelumnya. Sementara harga beli (buyback) emas perseroan turun Rp1.000/gram.
Dirangkum dari data di situs resmi Logammulia.com, harga jual emas Antam pada Jumat (28/1/2015) berada di harga Rp551.000/gram dan harga penutupan akhir pekan sebelumnya di harga Rp555.000/gram.
Untuk harga buyback pada Jumat pekan ini di harga Rp497.000/gram dari penutupan akhir pekan lalu di harga Rp498.000/gram.
Adapun harga emas Antam pada Senin (24/5/2015) turun Rp2.000/gram dibanding akhir pekan sebelumnya menjadi Rp553.000/gram, dengan harga buyback emas Antam tetap di Rp498.000/gram.
Kemudian pada Selasa (25/5/2015), harga jual emas Antam naik Rp2.000/gram dari hari sebelumnya menjadi Rp555.000/gram, sedangkan buyback melonjak Rp4.000 menjadi Rp502.000/gram.
Selanjutnya pada Rabu (26/5/2015) harga jual emas Antam anjlok Rp5.000/gram menjadi Rp550.000/gram dan buyback emas Antam merosot Rp7.000/gram menjadi Rp495.000/gram.
Pada Kamis (27/5/2015), harga jual dan buyback emas Antam sama-sama naik Rp2.000/gram, masing-masing menjadi Rp551.000/gram dan Rp497.000/gram. Namun pada akhir pekan lalu, harga jual turun lagi Rp1.000/gram, sedangkan buyback bertahan.
Sementara emas dunia pada akhir pekan ini jatuh pada level terendag 2,5 pekan karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD), emas masih menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut di tengah prospek naiknya suku bunga AS.
Dikutip dari CNBC, emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.188,45/ons pada pukul 0041 GMT. Emas jatuh ke level terendah 2,5 pekan terakhir dari hari sebelumnya di USD1.180,55, tetapi pulih sedikit karena USD dan saham melemah.
USD terhadap yen naik ke level tertinggi 12,5 tahun terakhir terhadap sejumlah mata uang dunia sebelum mundur kembali karena investor berspekulasi bahwa suku bunga AS
akan naik tahun ini di tengah Jepang yang akan melakukan program moneter ultralonggar.
Emas juga terimbas kelanjutan antara Yunani, Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) terkait perjanjian reformasi keuangan. Memburuknya krisis utang Yunani bisa memicu permintaan untuk emas koin dan batangan.
Dirangkum dari data di situs resmi Logammulia.com, harga jual emas Antam pada Jumat (28/1/2015) berada di harga Rp551.000/gram dan harga penutupan akhir pekan sebelumnya di harga Rp555.000/gram.
Untuk harga buyback pada Jumat pekan ini di harga Rp497.000/gram dari penutupan akhir pekan lalu di harga Rp498.000/gram.
Adapun harga emas Antam pada Senin (24/5/2015) turun Rp2.000/gram dibanding akhir pekan sebelumnya menjadi Rp553.000/gram, dengan harga buyback emas Antam tetap di Rp498.000/gram.
Kemudian pada Selasa (25/5/2015), harga jual emas Antam naik Rp2.000/gram dari hari sebelumnya menjadi Rp555.000/gram, sedangkan buyback melonjak Rp4.000 menjadi Rp502.000/gram.
Selanjutnya pada Rabu (26/5/2015) harga jual emas Antam anjlok Rp5.000/gram menjadi Rp550.000/gram dan buyback emas Antam merosot Rp7.000/gram menjadi Rp495.000/gram.
Pada Kamis (27/5/2015), harga jual dan buyback emas Antam sama-sama naik Rp2.000/gram, masing-masing menjadi Rp551.000/gram dan Rp497.000/gram. Namun pada akhir pekan lalu, harga jual turun lagi Rp1.000/gram, sedangkan buyback bertahan.
Sementara emas dunia pada akhir pekan ini jatuh pada level terendag 2,5 pekan karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD), emas masih menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut di tengah prospek naiknya suku bunga AS.
Dikutip dari CNBC, emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.188,45/ons pada pukul 0041 GMT. Emas jatuh ke level terendah 2,5 pekan terakhir dari hari sebelumnya di USD1.180,55, tetapi pulih sedikit karena USD dan saham melemah.
USD terhadap yen naik ke level tertinggi 12,5 tahun terakhir terhadap sejumlah mata uang dunia sebelum mundur kembali karena investor berspekulasi bahwa suku bunga AS
akan naik tahun ini di tengah Jepang yang akan melakukan program moneter ultralonggar.
Emas juga terimbas kelanjutan antara Yunani, Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) terkait perjanjian reformasi keuangan. Memburuknya krisis utang Yunani bisa memicu permintaan untuk emas koin dan batangan.
(rna)
Lihat Juga :