IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Tertekan

Senin, 01 Juni 2015 - 07:56 WIB
IHSG Diprediksi Mixed...
IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Tertekan
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memprediksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal hari ini masih akan kembali mixed cenderung tertekan dengan range pergerakan 5.180-5.250.

Lanjar menjelaskan, secara teknikal IHSG tidak berhasil bertahan pada support MA200 dengan indikasi cukup negatif, meskipun hampir menyentuh support lower bollinger bands dan Indikator Stochastic yang sudah memasuki area jenuh beli.

"Momentum bearish masih terlihat jelas pada Indikator RSI dan CCI serta MACD pun terkonsolidasi cenderung negatif dengan Histogram yang terus melemah," ujarnya di Jakarta, Senin (1/6/2015).

Sentimen selanjutnya diawal Juni yang akan menjadi fokus investor diantaranya data manufacturing dan jasa di China, tingkat inflasi di Indonesia, penjualan kendaraan di Jepang, dan penghasilan sektor Manufacturing di Eropa dan Amerika.

"Investor harap-harap cemas terhadap semua sentimen yang akan menghujani awal Juni 2015 ini. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan di antaranya ACES, APLN, ASII, BBRI, dan BMRI," jelas Lanjar.

Sementara, IHSG akhir pekan lalu ditutup melemah 21.02 poin atau 0,40% dilevel 5.216,38. Hanya sektor infrastruktur yang mengalami penguatan menjelang turunnya dana proyek pemerintah yang dikabarkan kuartal II ini.

Investor asing pun masih mencatatkan net sell diakhir bulan ini sebesar Rp172.29 miliar, sehingga total keseluruhan capital out flow yang keluar pada Mei 2015 sebesar Rp2.67 triliun. "Berbanding Mei 2014 yang mencatatkan capital in flow sebesar Rp9.5 triliun," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved