Harga Jagung Dunia Kembali Turun

Senin, 01 Juni 2015 - 17:02 WIB
Harga Jagung Dunia Kembali...
Harga Jagung Dunia Kembali Turun
A A A
SYDNEY - Harga jagung dunia turun 0,5%, memperpanjangn penurunan hari sebelumnya karena adanya tanda-tanda permintaan lesu yang dapat menekan harga.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (1/6/2015), harga gandum juga turun setelah permintaan di As melamban. Harga jagung unutk Juli di bursa berjangka Chicago turun 0,5 persen menjadi USD3,49 per bushel, setelah menutup sesi terakhir turun 0,6%.

"Fundamental terlihat bearish. Cuaca telah meningkat, sementara permintaan internasional lamban," kata Phin Ziebell, Ekonom agribisnis di National Australia Bank.

Prakiraan perubahan cuaca menguntungkan untuk
tanaman jagung di AS, meningkatkan prospek pasokan gandum. Tapi permintaan internasional untuk persediaan AS melemah.

Permintaan ekspor lamban untuk tanaman yang panen di musim gugur ini terus membebani. Departemen Pertanian AS pada akhir pekan kemarin melaporkan penjualan negatif setelah pembatalan pembelian oleh China.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Pangan RI Butuh...
Industri Pangan RI Butuh 1,6 Juta Ton Jagung di Tahun 2022, Pasokan Masih Seret
Hasil Panen Minim, Harga...
Hasil Panen Minim, Harga Jagung di Gowa Naik
Panen Jelang Akhir Tahun,...
Panen Jelang Akhir Tahun, Petani Jagung Untung Besar
Ini Biang Kerok Harga...
Ini Biang Kerok Harga Jagung Kerap Melambung
Data Stok Jagung Disebut...
Data Stok Jagung Disebut Tak Valid, Pataka Minta BPS Turun Tangan
Wah, Harga Jagung di...
Wah, Harga Jagung di Indonesia Lebih Mahal Daripada di Amerika
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
6 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved