IHSG Sesi I Ditutup Turun Tertajam di Asia
Rabu, 03 Juni 2015 - 12:19 WIB
IHSG Sesi I Ditutup Turun Tertajam di Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I hari ini berakhir menurun tertajam di Asia. IHSG merosot 70,24 poin atau 1,35% ke level 5.143,58.
IHSG pagi tadi dibuka memperpanjang penurunan terimbas terkoreksinya Wall Street. IHSG mundur 10,16 poin atau 0,19% ke level 5.203,66.
Sementara IHSG sebelumnya ditutup melanjutkan koreksi di tengah positifnya bursa Asia. IHSG turun tipis 2,56 poin atau 0,05% ke level 5.213,82.
Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia berakhir variatif.
Indeks Shanghai turun 49,95 poin atau 1,02% ke 4.860,58; indeks Hang Seng menguat 203,99 poin atau 0,74% ke 27.670,71; indeks Straits Times bertambah 9,94% atau 0,30% ke 3.351,26; sedangkan indeks Nikkei 225 turun 82,01 poin atau 0,40% ke 20.461,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 6,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp326,97 miliar, dengan aksi jual asing mencapai Rp3,52 triliun dan aksi beli Rp3,19 triliun. Tercatat 78 saham menguat, 181 saham melemah dan 78 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri anjlok 3,17%, diikuti keuangan susut 2,52%. Sedangkan yang menguat hanya sektor perkebunan naik 1,05%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp125 menjadi Rp17.450, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 menjadi Rp4.335 dan PT Salim Invomas Pratama (SIMP) naik Rp20 menjadi Rp660.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 menjadi Rp46.250, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp700 menjadi Rp25.800 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp250 menjadi Rp7.075.
(Baca: IHSG Dibuka Perpanjang Penurunan Terimbas Wall Street)
IHSG pagi tadi dibuka memperpanjang penurunan terimbas terkoreksinya Wall Street. IHSG mundur 10,16 poin atau 0,19% ke level 5.203,66.
Sementara IHSG sebelumnya ditutup melanjutkan koreksi di tengah positifnya bursa Asia. IHSG turun tipis 2,56 poin atau 0,05% ke level 5.213,82.
Pelemahan itu di tengah menguatnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia berakhir variatif.
Indeks Shanghai turun 49,95 poin atau 1,02% ke 4.860,58; indeks Hang Seng menguat 203,99 poin atau 0,74% ke 27.670,71; indeks Straits Times bertambah 9,94% atau 0,30% ke 3.351,26; sedangkan indeks Nikkei 225 turun 82,01 poin atau 0,40% ke 20.461,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 6,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp326,97 miliar, dengan aksi jual asing mencapai Rp3,52 triliun dan aksi beli Rp3,19 triliun. Tercatat 78 saham menguat, 181 saham melemah dan 78 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri anjlok 3,17%, diikuti keuangan susut 2,52%. Sedangkan yang menguat hanya sektor perkebunan naik 1,05%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp125 menjadi Rp17.450, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 menjadi Rp4.335 dan PT Salim Invomas Pratama (SIMP) naik Rp20 menjadi Rp660.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 menjadi Rp46.250, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp700 menjadi Rp25.800 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp250 menjadi Rp7.075.
(Baca: IHSG Dibuka Perpanjang Penurunan Terimbas Wall Street)
(rna)
Lihat Juga :