Pengampunan Pajak Rawan Kecemburuan Sosial

Jum'at, 05 Juni 2015 - 15:59 WIB
Pengampunan Pajak Rawan...
Pengampunan Pajak Rawan Kecemburuan Sosial
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, rencana penerapan pengampunan pajak (tax amnesty) rawan kecemburuan sosial, bahkan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

"Tax amnesty ide yang lumrah, tapi lebih dari itu, ada sensitifitas tertentu karena ada potensi kecemburuan sosial," katanya di Jakarta, Jumat (5/6/2015).‎

Dia menjelaskan, saat ini penerimaan pajak dalam negeri masih didominasi oleh wajib pajak (WP) berprofesi karyawan. Hal ini tentunya akan menimbulkan kecemburuan jika para WP yang memarkirkan dananya di luar negeri justru diampuni.‎

Sebaliknya, menurut dia, pemerintah justru belum pernah mewacanakan pengampunan pajak untuk para WP yang ada di dalam negeri.

"Kalau saya berpikir sebagai pegawai, saya akan menrasfer uang saya ke Singapura," imbuh dia.‎

Menurut Yustinus, kebijakan ini perlu didalami lebih lanjut. Pemerintah pun jangan terlalu terpaku dengan data perkiraan bahwa total aset Indonesia yang terparkir di satu negara saja mencapai Rp3.000 triliun.‎

Dia mengkhawatirkan, jika ‎pengampunan pajak ini akan terkesan sebagai instrumen pemberian kebebasan atau impunitas bagi para koruptor.

"Kan ini yang salah, bagaimana perluasan kebijakan ini, realisasi special tax amnesty ini, yang seperti memberi impunitas kepada koruptor, kasihan yang dalam negeri," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved