Daya Beli Masyarakat terhadap Perumahan Turun

Sabtu, 06 Juni 2015 - 10:04 WIB
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat terhadap Perumahan Turun
A A A
SEMARANG - Daya beli masyarakat terhadap perumahan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Januari hingga Mei 2015 mengalami penurunan. Hal tersebut akibat kondisi ekonomi yang belum stabil.

Ketua Bidang Promosi dan Publikasi DPD REI Jateng, Dibya K Hidayat mengatakan, pertumbuhan penjualan perumahan sejak awal tahun hingga bulan ini masih sangat buruk. "Terbukti dari empat kali pameran yang kita lakukan masih belum menunjukan hasil positif,” ujarnya. di sela-sela pembukaan REI Expo Jateng ke-5 di Java Mal Semarang, Jumat (5/6/2015).

Dia menuturkan dalam 5 bulan terakhir penjualan perumahan mengalami penurunan cukup signifikan, yakni mencapai 30% dibandingkan penjualan tahun lalu.

REI berharap, dengan sudah mulainya beberapa proyek pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kegiatan perekonomian. "Masih belum dikucurkannya dana proyek APBN, perputaran uang juga belum banyak. Oleh karena itu dengan sudah mulainya beberapa proyek pemerintah diharapkan perputaran uang bisa semakin besar sehingga bisa berdampak terhadap daya beli,” katanya.

Dibya menuturkan, pada semester II 2015 pihaknya tidak bisa berharap terlalu banyak akan terjadi pertumbuhan penjualan, mengingat masih banyaknya tantangan ekonomi. Apalagi Bank Indonesia dikabarkan akan menerapkan aturan baru, terkait pencairan dana pinjaman kepada pengembang perumahan.

Karena itu, DPD REI Jateng berharap kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan digulirkan bisa mendorong peningkatan daya beli masyarakat, untuk menggairahkan penjualan properti. “Kalau tidak didukung kebijakan yang berpihak kepada masyarkat, dan juga developer juga akan sulit,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan pameran REI Expo ke-5 tahun ini, pada 5-16 Juni 2015. DPD REI menargetkan penjualan lebih dari 70 unit. REI Optimistis target tersebut dapat tercapai karena jumlah peserta pameran lebih banyak yakni mencapai 30 develpor.

“Kita targetkan minimal masing-masing Developer bisa menjual kurang lebih 2-4 unit rumah, dengan begitu akan lebih dari 70 unit,” ujar Humas REI Jateng Juremi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
50 Pengembang Bersaing...
50 Pengembang Bersaing Jadi yang Terbaik di Ajang PropertyGuru Indonesia Awards
REI : Pandemi Covid-19...
REI : Pandemi Covid-19 Menghadirkan Tren Hunian Baru di Indonesia
Waketum REI Ikang Fawzi:...
Waketum REI Ikang Fawzi: Era Covid-19 Bikin Konsumen Lebih Cerdas Belanjakan Uang
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Soesilo Efendy resmi...
Soesilo Efendy resmi terpilih jadi Ketua DPD REI Jatim 2020-2023
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
17 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
54 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved