Tekanan Harga Diprediksi Meningkat di Oktober

Kamis, 11 Juni 2015 - 00:45 WIB
Tekanan Harga Diprediksi...
Tekanan Harga Diprediksi Meningkat di Oktober
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengatakan, tekanan harga umum pada Oktober 2015 diprediksi akan meningkat.

Itu terlihat dari indeks ekspektasi harga (IEH) sebesar 135,5 dibanding bulan sebelumnya sebesar 131,7.

Menurutnya, kekhwatiran konsumen terhadap kelancaran distribusi barang sejalan dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung menjadi salah satu faktor pendorong.

Di samping itu, penjualan ecerana sampai April 2015 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan indeks penjualan riil (IPR) sebesar 22,4% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 19,7% (yoy).

"Dengan peningkatan itu, indeks penjualan riil pada April 2015 sebesar 177," kata dia, Rabu (10/6/2015).

Dia menjelaskan, pertumbuhan tahunan terbesar pada April 2015 terjadi pada penjualan eceran kelompok peralatan informasi dan komunikasi, diikuti oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Sementara secara bulanan, pertumbuhan penjualan eceran pada April 2015 melambat, tercermin dari pertumbuhan bulanan indeks penjualan riil April 2015 sebesar 0,5%, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya sebesar 2,5%.

Dia menyebut, penurunan penjualan eceran disinyalir dipengaruhi oleh menurunnya permintaan sejalan dengan kecendrungan masyarakat menahan konsumsi.

"Perlambatan penjualan eceran terjadi pada seluruh kelompok barang, dengan penurunan terbesar pada kelompok barang budaya dan rekreasi pada Maret 2015," ujarnya.

Sedangkan penurunan penjualan pada kelompok barang tersebut, antara lain didorong menurunnya penjualan produk, karton dan barang cetakan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
11 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
11 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
24 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
37 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved