Tekanan Jual Meningkat, IHSG Gagal Reli
Kamis, 11 Juni 2015 - 16:20 WIB
Tekanan Jual Meningkat, IHSG Gagal Reli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir gagal reli karena meningkatnya tekanan jual investor asing. IHSG tergerus 4,75 poin atau 0,10% ke level 4.928,81.
IHSG pagi tadi melonjak 40,71 poin atau 0,82% ke level 4.974,27, namun pada akhir sesi I tergelincir ke level 4.928,12.
Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup di zona hijau setelah koreksi tajam dua hari berturut-turut. IHSG menguat 33,68 poin atau 0,69% ke level 4.933,56.
Penguatan itu di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sedangkan sore ini, bursa Asia ditutup positif semua.
Indeks Shanghai naik 15,56 poin atau 0,30% ke 5.121,59; indeks Hang Seng melonjak 220,21 poin atau 0,83% ke 26.907,85; indeks Straits Times naik 24,44 poin atau 0,73% ke 3.349,51; dan indeks Nikkei 225 menguat 336,61 poin atau 1,68% ke 20.382,97.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,70 triliun dengan 5,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp649,87 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,39 triliun dan aksi beli Rp1,74 triliun. Tercatat 146 saham menguat, 138 saham melemah dan 109 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah aneka industri, yang menguat 1,44%, diikuti tambang naik 1,22%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor keuangan minus 1,09%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp400 menjadi Rp25.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp1.100 menjadi Rp17.500 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.900.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp75 menjadi Rp43.175, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp135 menjadi Rp5.575 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp135 menjadi Rp4.805.
(Baca: IHSG Sesi I Ditutup Terpeleset karena Aksi Jual)
IHSG pagi tadi melonjak 40,71 poin atau 0,82% ke level 4.974,27, namun pada akhir sesi I tergelincir ke level 4.928,12.
Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup di zona hijau setelah koreksi tajam dua hari berturut-turut. IHSG menguat 33,68 poin atau 0,69% ke level 4.933,56.
Penguatan itu di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. Sedangkan sore ini, bursa Asia ditutup positif semua.
Indeks Shanghai naik 15,56 poin atau 0,30% ke 5.121,59; indeks Hang Seng melonjak 220,21 poin atau 0,83% ke 26.907,85; indeks Straits Times naik 24,44 poin atau 0,73% ke 3.349,51; dan indeks Nikkei 225 menguat 336,61 poin atau 1,68% ke 20.382,97.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,70 triliun dengan 5,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp649,87 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,39 triliun dan aksi beli Rp1,74 triliun. Tercatat 146 saham menguat, 138 saham melemah dan 109 saham stagnan.
Sementara sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah aneka industri, yang menguat 1,44%, diikuti tambang naik 1,22%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor keuangan minus 1,09%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp400 menjadi Rp25.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp1.100 menjadi Rp17.500 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp6.900.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp75 menjadi Rp43.175, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp135 menjadi Rp5.575 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp135 menjadi Rp4.805.
(Baca: IHSG Sesi I Ditutup Terpeleset karena Aksi Jual)
(rna)
Lihat Juga :