Kinerja Menteri ESDM Dipertanyakan

Senin, 15 Juni 2015 - 13:56 WIB
Kinerja Menteri ESDM...
Kinerja Menteri ESDM Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Sejumlah kalangan mempertanyakan pencapaian peringkat kinerja sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L) dalam ajang Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Awards 2015 yang digelar baru-baru ini, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Pasalnya, penilaian tersebut tidak menggambarkan atas kondisi K/L saat ini. Namun merupakan prestasi para menteri atau pimpinan lembaga sebelumnya.

"Pemerintahan saat ini baru berjalan efektif setengah tahun, jadi penilaiannya masih terlalu prematur," kata Direktur Program Lembaga Kajian dan Advokasi Energi dan Sumber Daya Alam (LKA-ESDA) AC Rachman di Jakarta, Senin (15/5/2015).

Bahkan, menurut dia, salah besar jika ada menteri yang memerintah saat ini mengklaim penghargaan yang diberikan BKN adalah prestasi yang bersangkutan.

Salah satunya, Kementerian ESDM karena tentu pencapaian itu tidak terlepas dari hasil audit kinerja kementerian pada tahun lalu atau kabinet sebelumnya. "Waktu itu, Pak Chairul Tanjung merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM," ujarnya.

Karena itu, pihaknya berharap jajaran menteri dan pimpinan lembaga di kabinet kerja Presiden Jokowi tidak cepat merasa puas dengan peringkat kinerja pengelolaan kepegawaian tersebut. Namun, membuktikan kinerjanya dengan mempercepat realisasi program yang sudah dijanjikan kepada masyarakat selama ini.

"Kita melihat kinerja K/L masih belum optimal. Bahkan ada kementerian yang terkendala nomenklatur dan anggaran. Saat ini ada kementerian yang belum punya mitra kerja atau Komisi di DPR ," ujar dia.

Apalagi, lanjut Rachman, tujuan pengelola kepegawaian guna menyajikan layanan prima kepada masyarakat. Selain itu, setiap K/L dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan manajemen berbasis kinerja secara online dan sistem informasi kepegawaian (Sipeg) yang terintegrasi untuk memudahkan dalam memantau kinerja PNS secara keseluruhan.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan, penilaian yang dilakukan BKN itu merupakan pencapaian atas kinerja kementerian atau lembaga, bukan kinerja perorangan atau menteri.

"Makanya, kita harus melihat lebih detail kategori dan mekanisme penilaian sebenarnya seperti apa," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
33 menit yang lalu
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
1 jam yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
1 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
2 jam yang lalu
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
2 jam yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
11 jam yang lalu
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved