Kendalikan Harga, Kementan Operasi 12 Pasar di Jakarta

Selasa, 16 Juni 2015 - 10:25 WIB
Kendalikan Harga, Kementan...
Kendalikan Harga, Kementan Operasi 12 Pasar di Jakarta
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) akan lakukan operasi 12 pasar retail di Jakarta dan Depok sebagai upaya mengendalikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Spudnik Sujono mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng Bulog untuk operasi pasar tersebut.

"Saya baru rapat kemarin dengan Bulog, setiap hari kita lakukan operasi pasar. Dalam tahapan ini, ada di 12 pasar retail. Lokasi-lokasi yang sudah kita investarisir yang kira-kira harga bawangnya dan beberapa kebutuhan pokoknya agak mahal, kita masuk ke sana," ujarnya saat sidak di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (16/6/2015).

Rencananya, operasi pasar retail akan dilakukan dalam 10 hari. Namun jika gejolak harga bahan-bahan pokok tak kunjung mereda, maka operasi pasar retail akan terus dilakukan hingga menjelang lebaran.

"Ini nanti kita lihat dalam 10 hari. Kalau harga bagus, turun, artinya ibu-ibu rumah tangga sudah banyak yang merasa memenuhi stok. Kita geser ke pasar lain," kata dia.

Operasi pasar, sebut Spudnik, dilakukan di Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Palmerah, Cikini, Kampung Bahari, Kalibaru, Grogol, Kramat Jati, Jatinegara, Rawasari, Klender dan Pasar Depok.

"Kita lakukan operasi pasar mulai hari ini. Sebetulnya dari kemarin, cuma saya koordinaksikan langsung ke retail. Kalau ini kan titik pusatnya induk, tidak bisa menjangkau ibu rumah tangga. Jadi kita coba ke retail. Kalau semua ibu rumah tangga sudah punya stok, tentu tidak beli lagi dia. Kalau sudah gitu kan diatur suplai dan demand, permintaan juga terkendali," tutur Spudnik.

(Baca: Harga Bawang Merah Naik, Kementan Bantah Ada Mafia)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
36 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved