Rugi Jual Premium, Pertamina Dapat Hak Istimewa

Selasa, 16 Juni 2015 - 16:37 WIB
Rugi Jual Premium, Pertamina...
Rugi Jual Premium, Pertamina Dapat Hak Istimewa
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan, pemerintah akan memberikan hak istimewa (privilege) untuk menutupi kerugian Pertamina dari menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Vice President Coroporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengungkapkan, kesepakatan tersebut berupa privilege yang diberikan pemerintah ke Pertamina.

"Pilihannya (privilage) banyak, seperti berikan Pertamina kesempatan untuk kelola hulu migas atau proyek strategis di sektor migas," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Dengan harga premium saat ini Rp7.300/liter dan solar Rp6.900/liter, menurut dia, Pertamina masih menanggung kerugian karena masih menjual di bawah harga keekonomian.

"Mereka (pemerintah) sudah tahu harga BBM yang sebenarnya harus dijual," jelas Wianda.

Dengan naiknya harga tersebut, pemerintah memberikan target laba bersih sesuai dengan target Pertamina sebesar USD1,7 miliar.

"Pokoknya kita harus seimbang. Laba kita harus bisa minimal USD 1,7 miliar. Itu yang kita sampaikan ke pemerintah," pungkasnya.

(Baca: Konsumsi Premium Diprediksi Naik 15% Jelang Lebaran)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
10 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved