Martina Berto Tingkatkan Ekspor

Rabu, 17 Juni 2015 - 09:38 WIB
Martina Berto Tingkatkan...
Martina Berto Tingkatkan Ekspor
A A A
JAKARTA - PT Martina Berto Tbk (MBTO) tengah meningkatkan penjualan melalui ekspor pada tahun ini. Perseroan memanfaatkan pelemahan nilai tukar rupiah untuk menggenjot pendapatannya.

Direktur Pemasaran MBTO Samuel Pranata mengatakan, tahun ini perseroan sudah masuk pasar di wilayah timur tengah dengan produknya Hijab Series. ”Hijab Series kita masuk ke Arab, selain itu perseroan juga agresif untuk melakukan pemasaran di Malaysia dan Brunei,” ujarnya seusai Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, kemarin. Sedangkan, pasar di wilayah China sedang dijajaki untuk produk SPA dan perawatan tubuh.

”Di negara mereka (China) juga banyak produk kosmetiknya, yang jarang malah produk SPA, body care dan massage, di sana masih kurang. Jadi, kita sasar pasar yang berpotensi di sana,” paparnya. Perseroan pun memiliki strategi tersendiri, seperti meluncurkan produk baru dan fokus dalam memilih saluran distribusi, gerai maupun konsumen yang akan disasar. ”Kami juga fokus dalam memilih stock keeping unit (SKU) yang didukung dan memiliki peluang yang besar,” imbuhnya.

Hingga saat ini, lanjut Samuel, kontribusi pendapatan sebesar 2% dari ekspor. ”Kontribusi ekspor masih 2%, targetnya tahun ini 5% karena pangsa pasar di lokal masih besar yakni 98%. Jika meningkatkan ekspor 5% saja, kita mengalami pertumbuhan yang lumayan tinggi,” ungkapnya. Di sisi lain, pada tahun ini perseroan menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure /capex) sebesar Rp22 miliar. Dana tersebut direncanakan akan digunakan perseroan untuk modernisasi mesin, peremajaan gudang, dan penambahan transportasi untuk distribusi.

”Sumber dana capex perseroan berasal dari internal kita sendiri. Cashflow masih cukup untuk capex tahun ini,” bebernya. Selain itu, perseroan berencana untuk menambah geraigerai penjualan miliknya tahun ini. Hal ini dilakukan agar perseroan lebih menjangkau pasar yang lebih luas ke depannya. ”Kita juga akan lakukan penambahan gerai atau outlet . Tahun ini yang akan kita tambah 2-3 gerai,” tambahnya.

Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp500-750 juta untuk pembangunan satu gerai. Sehingga, dana untuk pembangunan gerai perseroan tahun ini akan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2,25 miliar. Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama MBTO Bryan Tilaar mengungkapkan, dengan menaikkan target ekspor, perseroan menargetkan laba bersih mencapai Rp21 miliar. ”Kami yakin tahun ini laba bersih akan menjadi Rp21 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu,” kata dia.

Menurut Bryan, meningkatnya laba bersih perseroan akan didukung dengan pendapatan perseroan yang akan menjadi Rp770 miliar, dari Rp671,93 miliar di tahun 2014. ”Penjualan kami juga targetkan naik menjadi Rp770 miliar tahun ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, laba bersih perseroan di sepanjang tahun 2014 sebesar Rp2,53 miliar atau turun 81,9% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp15,84 miliar. Tetapi, penjualan perusahaan berhasil meningkat sekitar 4,7% di tahun 2014 menjadi sebesar Rp671,39 miliar dari Rp641,28 miliar pada tahun 2013.

Arsy ani s
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
1 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
1 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
2 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
2 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
2 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
2 jam yang lalu
Infografis
China Tingkatkan Patroli...
China Tingkatkan Patroli di Sekitar Kepulauan Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved