USD Makin Kuat, Rupiah Dibuka Jatuh Lagi
Rabu, 17 Juni 2015 - 10:09 WIB
USD Makin Kuat, Rupiah Dibuka Jatuh Lagi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka jatuh lagi karena ditekan makin kuatnya USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.376/USD, melemah 19 poin dibanding penutupan Selasa (16/6/2015) di level Rp13.357/USD.
Data Bloomberg, rupiah pada level Rp13.371/USD. Posisi tersebut merosot 23 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.348/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.367/USD. Posisi itu terkoreksi 34 poin dibanding hari kemarin di level Rp13.333/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.361/USD. Posisi ini susut 11 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.350/USD.
Sementara itu, euro disandera oleh krisis utang Yunani, sementara USD menguat setelah rilis data perumahan AS yang solid didukung perkiraan bahwa Federal Reserve AS akan mulai menaikkan suku bunga pada awal September.
Dikutip dari Reuters, euro terhadap USD diperdagangkan di 1,1246, setelah tergelincir dari 1,1330/USD. Meskipun tetap dalam kisaran antara USD1,11 dan USD1,14 dalam beberapa hari terakhir, pedagang melihat ini masih wajar.
Sementara poundsterling naik ke level tertinggi dua pekan terhadap euro dari 71,75 pence/euro dari sesi terakhir di 71,885.
Indeks USD terhadap sejumlah mata uang utama berada di 94,96, naik dibanding hari sebelumnya di 94,557. Terhadap yen, USD diperdagangkan mendatar di 123,43.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.376/USD, melemah 19 poin dibanding penutupan Selasa (16/6/2015) di level Rp13.357/USD.
Data Bloomberg, rupiah pada level Rp13.371/USD. Posisi tersebut merosot 23 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.348/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.367/USD. Posisi itu terkoreksi 34 poin dibanding hari kemarin di level Rp13.333/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.361/USD. Posisi ini susut 11 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.350/USD.
Sementara itu, euro disandera oleh krisis utang Yunani, sementara USD menguat setelah rilis data perumahan AS yang solid didukung perkiraan bahwa Federal Reserve AS akan mulai menaikkan suku bunga pada awal September.
Dikutip dari Reuters, euro terhadap USD diperdagangkan di 1,1246, setelah tergelincir dari 1,1330/USD. Meskipun tetap dalam kisaran antara USD1,11 dan USD1,14 dalam beberapa hari terakhir, pedagang melihat ini masih wajar.
Sementara poundsterling naik ke level tertinggi dua pekan terhadap euro dari 71,75 pence/euro dari sesi terakhir di 71,885.
Indeks USD terhadap sejumlah mata uang utama berada di 94,96, naik dibanding hari sebelumnya di 94,557. Terhadap yen, USD diperdagangkan mendatar di 123,43.
(rna)