Ini Tiga Strategi Penting Tekan Dwelling Time

Minggu, 28 Juni 2015 - 12:33 WIB
Ini Tiga Strategi Penting...
Ini Tiga Strategi Penting Tekan Dwelling Time
A A A
JAKARTA - Pengamat Strategi Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Sari Wahyuni mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menerapkan tiga strategi penting dalam mengefektifkan dwelling time atau waktu tunggu pelayanan kapal dan barang di pelabuhan Indonesia.

Menurutnya, ketiga strategi ini jika dilaksanakan secara konsisten dan terpadu, maka membutuhkan waktu sekitar 1-2 tahun agar semuanya berjalan sesuai harapan.

"Tentu saja semakin cepat, semakin baik. Karena kita harus bersaing dengan Singapura yang hanya satu hari dan Malaysia dua hari," ujarnya dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (28/6/2015).

Dia mengatakan, jika pemerintah Indonesia bisa mempercepat dwelling time di pelabuhan, maka langkah-langkah konkretnya harus segera diwujudkan. Jika pemerintah konsisten menerapkan tiga strategi ini maka dwelling time akan mencapai at least tiga hari, atau bisa lebih cepat lagi. Sehingga daya saing Indonesia menjadi semakin cepat dan meningkat.

Sari menjelaskan, ketiga strategi untuk mengefektifkan dwelling time ini, pertama ketika barang masuk ke pelabuhan Indonesia, harus dilakukan koordinasi sejak awal, mulai dari clearing dokumen hingga kuantitas barang dan waktu tiba barang.

Lalu loading barang yang jelas dari satu kapal ke pelabuhan, dan sebaliknya. Dalam hal ini, IT sistem harus mendukung integrasi pelabuhan. Dan semua dokumen sudah harus dipersiapkan sejak awal.

"Pada bagian ini, kita sudah harus menyediakan insentif bagi setiap aktivitas dan administrasi barang," terang dia.

Insentif yang bisa diberikan belum tentu dalam bentuk dana tapi lebih pada kemudahaan dan penurunan biaya. Misalnya di Singapura tingginya tarif inap kontainer di pelabuhan Singapura adalah tingginya tarif inap kontainer di pelabuhan. Jadi mau tidak mau importir harus segera mengeluarkan barang secepatnya dari pelabuhan.

Kedua, ketika barang sudah masuk ke pelabuhan, maka prosesnya harus cepat dilakukan. Artinya, sistem di pelabuhan harus memiliki pengatur sistematis bagi kegiatan di pelabuhan, yang juga harus diikuti sumber daya manusia (SDM) mumpuni. Sehingga operasional kegiatan di pelabuhan bisa dilakukan selama tujuh hari seminggu dan 24 jam sehari.

Ketiga, tindakan post custom yaitu adanya perhitungan jelas tentang kegiatan pasca pelabuhan. "Artinya, ada upaya untuk me-maintenance investor yang telah menggunakan jasa pelabuhan Indonesia. Tujuannya, agar investor kembali lagi menggunakan jasa pelabuhan Indonesia yang semakin kompetitif," papar Sari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
15 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
21 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
36 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
39 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
43 menit yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved