IHSG Berpeluang Naik Tipis, Simak Saham Ini

Rabu, 01 Juli 2015 - 08:33 WIB
IHSG Berpeluang Naik...
IHSG Berpeluang Naik Tipis, Simak Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki peluang naik tipis.

"Meski laju IHSG masih di area oversold, namun peluang kenaikan masih tipis seiring masih adanya sentimen-sentimen yang juga memiliki peluang untuk membuat IHSG melemah," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Rabu (1/7/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.870-4.889 dan resisten 4.950-4.975. Laju IHSG kemarin sempat di bawah area target support 4.890-4.912 dan hampir mendekati area target resisten 4.940-4.955, meski berakhir di bawah area tersebut.

Kemarin, laju IHSG secara tak terduga mampu melompat ke zona hijau. Aksi beli memanfaatkan pelemahan sebelumnya membuat laju IHSG mampu meninggalkan zona merahnya. Padahal sebelumnya, dengan masih adanya tren pelemahan membuat laju IHSG banyak yang memperkirakakn akan terjadinya pelemahan lanjutan.

Namun demikian, pada kenyataannya laju IHSG mampu bergerak di zona hijau. Apalagi beberapa bursa saham utama Asia menunjukkan pembalikan arah menguat, sehingga menambah amunisi IHSG untuk bergerak positif.

Penguatan IHSG kali ini didukung laju rupiah yang kembali berbalik positif dan transaksi asing yang kembali melakukan aksi beli. Transaksi asing nett sell dari net sell Rp131,52 miliar menjadi net buy Rp239,07 miliar.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp9.100-Rp9.550. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp9.200.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.375-Rp13.825. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp14450.

PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp12.000-Rp12.550. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.450.

PT Hanson International Tbk (MYRX) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp720-Rp750. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp730.

PT Astra International Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.450-Rp23.175. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp22.900.

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp44.000-Rp46.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp45.050.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
22 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
42 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved