Ini Kata DPR Kemungkinan Aturan Baru BPJS Dibatalkan

Jum'at, 03 Juli 2015 - 11:43 WIB
Ini Kata DPR Kemungkinan...
Ini Kata DPR Kemungkinan Aturan Baru BPJS Dibatalkan
A A A
JAKARTA - Semakin derasnya desakan masyarakat yang menolak pengambilan dana Jaminan Hari Tua (JHT) setelah 10 tahun menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan memungkinkan aturan baru tersebut dibatalkan.

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyatakan, keputusan soal pembatalan aturan baru yang sedang mengguncang buruh ini bisa dilihat setelah Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Ketenagakerjaan dan direktur BPJS. (Baca: Soal BPJS, DPR Akan Panggil Menaker Pekan Depan).

"Senin kita panggil mereka, kemungkinan usul dibatalkan, tunggu nanti setelah rapat. Kita tidak bisa berujar sebelum selesai rapat, nanti bikin tambah heboh," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Menurut dia, pihaknya pasti akan memberikan beberapa usulan terkait polemik yang terjadi saat ini. Irma menyampaikan setuju dengan pernyataan Jusuf Kalla (JK) terkait butuh implementasi aturan BPJS yang baru.

"Ya kita akan klasifikasi juga pernyataan si A si B termasuk Pak JK. Memang butuh implementasi, karena saya pikir ini mendadak, tidak ada sosialisasi," jelas Irma.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini menambahkan, memang penerapan aturan baru yang diterapkan tidak sesuai kondisi perekonomian yang sedang lesu.

"Kalau sudah stabil bagus bisa jadi pembiayaan jangka panjang. Bagus untuk masyarakat, tapi sekarang situasi ekonomi lesu, rentan PHK," pungkas dia.

Baca juga:

Masyarakat Kirim Petisi Tolak Aturan BPJS JHT 10 Tahun

Buruh Rentan PHK, Pengambilan JHT 10 Tahun Salah Kaprah

Jokowi Diminta Pecat Menaker jika Tak Mampu Ubah Aturan JHT

Dana JHT Diambil 10 Tahun, BPJS Bikin Rakyat Sengsara
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved