Pemerintah Diminta Buat Regulasi Zonasi

Selasa, 07 Juli 2015 - 10:36 WIB
Pemerintah Diminta Buat...
Pemerintah Diminta Buat Regulasi Zonasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah perlu membuat regulasi untuk mengatur zonasi atau pembatasan area terkait kepemilikan properti untuk orang asing. Pasalnya, harga properti di Indonesia jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga properti di kelas yang setara di luar negeri.

”Perlu regulasi pembatasan berdasarkan zonasi untuk kotakota besar atau tujuan wisata, semisal Jakarta dan Bali,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda di Jakarta kemarin. Menurut dia, saat ini untuk menggairahkan properti asing perlu adanya penyelarasan dengan kebijakan fiskal dan regulasi agar hak pakai properti asing berjalan efektif di pasar.

”Kalau tiket memasuki warisanduniasitusAngkorWatdiSiem Reap, Kamboja, atau Universal Studio di Singapura, tarif pelancong internasional lebih mahal dari pelancong domestik, mengapa tidak untuk harga properti dan tarif pajak properti yang dibeli orang asing,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang bakal membuka kepemilikan properti di Tanah Air oleh warga negara asing dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap peningkatan perolehan devisa. ”Penerimaan devisa yang akan diterima dari kebijakan dibukanya kepemilikan properti oleh asing tidak akan seheboh yang diperkirakan dan tidak akan signifikan,” ujar Ali.

Ichsan amin/ Ant
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
40 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved