Gawat! Separuh Industri Tekstil Rumahkan Karyawan

Selasa, 21 Juli 2015 - 09:21 WIB
Gawat! Separuh Industri...
Gawat! Separuh Industri Tekstil Rumahkan Karyawan
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menyebutkan, setidaknya sudah separuh atau 50% industri tekstil di Indonesia merumahkan karyawannya akibat pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli masyarakat yang terjadi belakangan.

Ketua Umum API Ade Sudrajat menuturkan, pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli masyarakat sejauh ini memang belum menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran. Namun, banyak industri tekstil yang merumahkan karyawannya.

"Boleh dikatakan hampir 50% perusahaan (tekstil) sudah merumahkan karyawan," tuturnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, keputusan untuk merumahkan karyawan ini dilakukan dalam rangka efisiensi akibat berkurangnya produksi barang. Pasalnya, jam kerja karyawan jadi lebih pendek karena produk pun tidak bisa dijual.

"Baru merumahkan. Kita mengatur efisiensi yang kewajiban pekerja kan 40 jam per minggu, sekarang baru ada yang 25 sampai 30 jam. Dalam seminggu itu biasanya libur satu hari, jadi dua atau tiga hari," imbuh dia.

Ade mengungkapkan, industri tekstil yang merumahkan karyawan mayoritas industri yang berorientasi pasar domestik. Sementara yang berorientasi ekspor tidak mengalami masalah.

"Terutama industri yang berorientasi pasar domestik (merumahkan karyawan). Kalau yang orientasi pasar ekspor tidak masalah, mereka berjalan seperti biasa. Kalau yang domestik karena daya beli masyarakat menurun," pungkasnya.

Sekadar informasi, industri tekstil selama ini mampu menyerap 2,5 juta karyawan, atau sekitar 12% dari seluruh tenaga kerja di industri manufaktur.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
47 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved