HT: Penguatan Rupiah Tergantung Fundamental Ekonomi

Jum'at, 17 Juli 2015 - 21:32 WIB
HT: Penguatan Rupiah...
HT: Penguatan Rupiah Tergantung Fundamental Ekonomi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) memandang penguatan rupiah terhadap dolar AS (USD) tergantung pada fundamental perekonomian Indonesia.

“Bagaimana ekspor bisa naik relatif terhadap impor. Investasi bisa meningkat baik dari investor asing maupun domestik,” ujar HT, dalam dialog kebangsaan bersama jurnalis.

Menurutnya, pemerintah harus mengupayakan dana masuk ke Indonesia, sehingga mata uang rupiah bisa kembali perkasa.

Mengenai aturan penggunaan rupiah, HT memandang hal tersebut bagus. Namun, yang perlu dipikirkan adalah seberapa jauh langkah tersebut efektif. (Baca: HT Ingatkan Pemerintah Jangan Remehkan Ekonomi Lesu)

HT menegaskan rupiah harus segera menguat. Bila tidak, masyarakat kecil yang paling dirugikan. Jika ada yang beranggapan rupiah melemah itu adalah baik, orang tersebut salah.

“Rupiah melemah bagus untuk Indonesia, itu salah besar. Sebab, masyarakat bawah bisa makin sengsara, makin mahal biaya hidup, sedangkan pendapatan tetap. Itu sangat salah. Masak kurs melemah malah baik, teori dari mana itu,” tandas HT.

Baca juga:

Ini yang Membuat HT Pesimistis dengan Perekonomian RI

Terlalu Tergantung APBN, Ekonomi Indonesia Ringkih

Ekonomi Makin Lesu, Siap-siap PHK Massal
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Harapan Hary Tanoe di...
Harapan Hary Tanoe di HUT Soulyu
Bangkitkan Ekonomi Masyarakat,...
Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, HT Serahkan Bantuan Gerobak Perindo di Pontianak
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Dukung Pemulihan Ekonomi RI
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
21 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
46 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
52 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved